Key insights and market outlook
Direktur KB Bank Jung Ho Han membeli 11,7 juta saham senilai Rp800,79 juta pada 10 November 2025, meningkatkan kepemilikannya menjadi 0,0000627% dari total saham. Transaksi ini dilakukan pada harga Rp68 per saham. Investasi ini dilakukan setelah KB Bank melaporkan laba Rp265 miliar dalam laporan keuangan non-konsolidasi, membalikkan posisi rugi Rp2,73 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan kredit bank mencapai 10,83% menjadi Rp44,32 triliun hingga akhir September 2025.
Dalam langkah signifikan yang menunjukkan keyakinan pada prospek bank, Direktur KB Bank Jung Ho Han membeli 11,7 juta saham senilai Rp800,79 juta pada 10 November 2025. Transaksi yang dilakukan pada harga Rp68 per saham ini meningkatkan kepemilikan saham Han dari 0% menjadi 0,0000627% dari total saham dengan hak suara. Pembelian ini dilakukan untuk tujuan investasi, menurut pernyataan resmi.
Investasi strategis ini dilakukan di tengah perbaikan kinerja keuangan KB Bank. Bank ini melaporkan laba bersih non-konsolidasi sebesar Rp265 miliar, membalikkan posisi rugi Rp2,73 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja keuangan positif ini terutama didorong oleh pertumbuhan kredit yang kuat dan kualitas aset yang membaik.
Total kredit yang disalurkan KB Bank mencapai Rp44,32 triliun hingga akhir September 2025, mewakili pertumbuhan 10,83% tahun-ke-tahun dari Rp39,99 triliun. Portofolio kredit lancar bank tumbuh lebih kuat sebesar 13,07% menjadi Rp34,12 triliun. Di sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) mencatat pertumbuhan kuat sebesar 14,48% tahun-ke-tahun, didorong oleh peningkatan signifikan dana murah atau current account saving account (CASA) sebesar 38,02% tahun-ke-tahun.
Segmen kredit ritel muncul sebagai kontributor tertinggi pertumbuhan, dengan peningkatan 17,32% tahun-ke-tahun menjadi Rp15,32 triliun hingga akhir September 2025. Kredit korporasi tumbuh sebesar 9,92% tahun-ke-tahun menjadi Rp22,32 triliun, sementara segmen UKM mencatat pertumbuhan stabil sebesar 0,82% tahun-ke-tahun menjadi Rp6,68 triliun. Angka-angka pertumbuhan ini menunjukkan portofolio pinjaman bank yang beragam dan kemampuannya untuk menjaga stabilitas di berbagai segmen pasar.
Director Share Purchase
Financial Performance Improvement
Credit Growth