Korean Businesses Complain About Slow VAT Refund Process in Indonesia
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 14
Sources1 verified

Pengusaha Korea Keluhkan Proses Restitusi PPN yang Lambat di Indonesia

Tim Editorial AnalisaHub·14 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Pengusaha Korea Selatan yang beroperasi di Indonesia mengungkapkan kekhawatiran tentang proses pengembalian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang lambat, menurut pertemuan antara pejabat pajak Korea dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Indonesia. Isu ini diangkat oleh Lim Kwanghyun, Komisaris National Tax Service (NTS) Korea Selatan, yang meminta dukungan DJP dalam menyelesaikan tantangan perpajakan yang dihadapi perusahaan Korea di Indonesia. Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto bertemu dengan Lim Kwanghyun di Jakarta untuk membahas masalah ini.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Pengusaha Korea Mengungkapkan Kekhawatiran atas Proses Pengembalian PPN yang Lambat di Indonesia

Pertemuan antara Pejabat Pajak Membahas Isu Penting

Pengusaha Korea Selatan yang beroperasi di Indonesia mengungkapkan kekhawatiran tentang proses pengembalian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang lambat. Isu ini menjadi sorotan dalam pertemuan antara Lim Kwanghyun, Komisaris National Tax Service (NTS) Korea, dan Bimo Wijayanto, Direktur Jenderal Pajak (DJP) Indonesia. Pertemuan di Jakarta ini menyoroti tantangan yang dihadapi perusahaan Korea dalam menavigasi lanskap perpajakan Indonesia.

Isu dan Diskusi Utama

Proses pengembalian PPN yang lambat diidentifikasi sebagai masalah utama bagi pengusaha Korea. Lim Kwanghyun meminta dukungan DJP dalam menyelesaikan berbagai masalah perpajakan yang dihadapi perusahaan Korea yang beroperasi di Indonesia. Bimo Wijayanto, mewakili DJP, terlibat dalam diskusi yang bertujuan menyelesaikan tantangan ini dan meningkatkan lingkungan perpajakan bagi investor asing.

Implikasi bagi Lingkungan Bisnis

Kekhawatiran yang diungkapkan pengusaha Korea menekankan pentingnya Indonesia meningkatkan proses pengembalian pajak untuk menarik dan mempertahankan investasi asing. Sistem pengembalian PPN yang lebih efisien dapat meningkatkan daya saing Indonesia sebagai tujuan investasi langsung asing, terutama dari perusahaan Korea. Diskusi antara NTS dan DJP menandai langkah menuju penyelesaian masalah ini dan berpotensi meningkatkan lingkungan bisnis bagi perusahaan internasional yang beroperasi di Indonesia.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
8 min
Sources
1 verified

Topics Covered

VAT Refund ProcessTaxation Issues for Foreign InvestorsIndonesia-Korea Economic Relations

Key Events

1

Meeting Between NTS and DJP

2

Discussion on VAT Refund Process

Timeline from 1 verified sources