Krom Bank Reports 17.7% YoY Increase in Net Profit to Rp126.08 Billion in Q3 2025
Back
Back
7
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Krom Bank Catat Kenaikan Laba Bersih 17,7% YoY Jadi Rp126,08 Miliar di Kuartal III/2025

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Krom Bank Indonesia (BBSI) melaporkan kenaikan laba bersih 17,70% YoY menjadi Rp126,08 miliar untuk sembilan bulan pertama tahun 2025. Pendapatan bunga bersih bank melonjak 87,14% YoY menjadi Rp1,26 triliun, didorong oleh kenaikan signifikan pendapatan bunga. Meskipun beban operasional dan biaya impairment meningkat, Krom Bank tetap mencatat pertumbuhan kredit yang kuat sebesar 124,76% YoY menjadi Rp7,96 triliun, sembari meningkatkan kualitas aset dengan rasio NPL yang menurun menjadi 2,64%.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Krom Bank Indonesia Laporkan Kinerja Keuangan Kuat di Kuartal III/2025

Pertumbuhan Laba Signifikan

Krom Bank Indonesia (BBSI) melaporkan kenaikan laba bersih 17,70% YoY menjadi Rp126,08 miliar untuk periode sembilan bulan hingga September 2025. Performa positif ini terutama didorong oleh kenaikan signifikan pendapatan bunga bersih yang melonjak 87,14% YoY menjadi Rp1,26 triliun. Pertumbuhan pendapatan bunga bersih ini didukung oleh kenaikan pendapatan bunga yang meningkat 109,43% YoY menjadi Rp1,55 triliun, meskipun beban bunga juga meningkat.

Sorotan Operasional

Kinerja keuangan bank ditandai oleh beberapa perkembangan penting:

  1. Pertumbuhan kredit yang kuat: Penyaluran kredit Krom Bank mencapai Rp7,96 triliun, mewakili pertumbuhan signifikan sebesar 124,76% YoY dibandingkan Rp3,54 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
  2. Peningkatan kualitas aset: Rasio non-performing loan (NPL) membaik menjadi 2,64% dari 2,70% tahun sebelumnya, menunjukkan manajemen risiko kredit yang lebih baik.
  3. Pertumbuhan dana pihak ketiga yang kuat: DPK melonjak 212,93% YoY menjadi Rp6,97 triliun, dengan pertumbuhan signifikan di semua kategori simpanan.
  4. Tantangan efisiensi operasional: Beban operasional meningkat 104,87% YoY menjadi Rp1,10 triliun, sebagian karena beban promosi dan biaya impairment yang lebih tinggi.

Inisiatif Strategis

Direktur Utama Anton Hermawan mengaitkan pertumbuhan ini dengan fokus strategis bank pada pertumbuhan kredit berkualitas dan sektor prioritas seperti UMKM, konsumsi produktif, dan pembiayaan ritel. Bank optimis untuk melanjutkan momentum pertumbuhan ini melalui kolaborasi strategis dan ekspansi ekosistem. Krom Bank secara aktif berupaya meningkatkan nilai produk inti dan memperluas jangkauan pasar melalui strategi inovatif.

Metrik Keuangan

Indikator keuangan kunci menunjukkan:

  • NIM sedikit menurun dari 20,30% menjadi 20,18%
  • Rasio biaya terhadap pendapatan meningkat dari 81,62% menjadi 86,96%
  • Rasio kecukupan modal menurun dari 101,38% menjadi 49,45%
  • Rasio NPL gross membaik dari 2,70% menjadi 2,64%

Manajemen bank tetap yakin dalam kemampuan mereka untuk mempertahankan momentum pertumbuhan sambil fokus pada manajemen risiko yang prudent dan inisiatif ekspansi strategis.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
12 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BBSI

Topics Covered

Banking PerformanceFinancial ResultsCredit Growth

Key Events

1

Q3 2025 Financial Results Announcement

2

Significant Credit Growth

3

Improved Asset Quality

Timeline from 1 verified sources