Key insights and market outlook
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melaporkan kenaikan 36% year-on-year dalam Single Investor Identification (SID) menjadi 20,2 juta hingga 24 Desember 2025. Pertumbuhan ini dikaitkan dengan upaya bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mempromosikan manfaat dan fungsi dari pasar modal. 20 juta SID diterbitkan untuk investor individu, dengan sisanya 4 juta dialokasikan untuk kegunaan institusional.
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah mengumumkan kenaikan 36% year-on-year dalam jumlah Single Investor Identification (SID) di pasar modal Indonesia. Hingga 24 Desember 2025, total SID mencapai 20.226.040, yang merupakan pertumbuhan 36% dibandingkan dengan 14.871.639 SID yang tercatat pada akhir 2024.
Menurut Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat, kenaikan signifikan ini merupakan hasil dari upaya bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mempromosikan manfaat dan fungsi dari pasar modal. Pertumbuhan jumlah SID menunjukkan minat yang meningkat di kalangan investor terhadap pasar modal.
KSEI telah menerbitkan total 25.020.250 SID hingga akhir 2025. Dari total tersebut, sekitar 4 juta SID dibuat khusus untuk institusi tertentu, seperti Tapera, sementara sisanya 20 juta SID dialokasikan untuk investor individu di pasar modal Indonesia.
Kenaikan jumlah SID mencerminkan partisipasi investor yang meningkat di pasar modal Indonesia. Trend ini diharapkan terus berlanjut, didorong oleh upaya terus-menerus untuk mempromosikan pasar modal dan manfaatnya kepada audiens yang lebih luas.
Kenaikan SID 36%