Key insights and market outlook
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI mengaitkan tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di Labuan Bajo dengan gelombang laut tinggi tak terduga yang melebihi 2 meter. Insiden terjadi pada 26 Desember 2025, melibatkan kapal yang membawa 11 orang. Sementara prakiraan cuaca awal menunjukkan kondisi aman dengan gelombang di bawah 0,5 meter, anomali cuaca mendadak menyebabkan kecelakaan. Kapal dinyatakan laik laut sebelum berangkat.
KM Putri Sakinah, sebuah kapal penumpang berbendera Indonesia tipe tradisional, tenggelam di perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo pada 26 Desember 2025 sekitar pukul 21.00 WITA. Kapal tersebut membawa 11 orang, termasuk awak kapal, pemandu wisata, dan penumpang, beberapa di antaranya wisatawan asing.
Stephanus Risdiyanto, Kepala Kantor KSOP Kelas III Labuan Bajo, melaporkan bahwa kapal dinyatakan laik laut sebelum berangkat dan prakiraan cuaca awal dari BMKG menunjukkan kondisi pelayaran aman dengan tinggi gelombang di bawah 0,5 meter. Namun investigasi mengungkapkan bahwa gelombang swell tinggi tak terduga melebihi 2 meter terjadi secara mendadak, membuat kapal tidak siap dan menyebabkan tenggelam. Pada hari yang sama, dari 189 kapal yang berangkat, hanya kapal ini yang mengalami kedaruratan.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut. Stephanus menyatakan bahwa laporan awal menunjukkan kecelakaan disebabkan oleh kondisi gelombang laut anomali yang tidak dapat diprediksi. Kementerian terus menyelidiki kasus ini sambil memastikan protokol keselamatan ditinjau kembali.
Maritime Accident Occurrence
Unexpected Weather Event