Lenders Urge DSI to Accelerate Payment of Withheld Funds Amid Small Initial Disbursement
Back
Back
6
Impact
8
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 14
Sources1 verified

Lender Desak DSI Segera Bayarkan Dana yang Tertahan di Tengah Pembayaran Awal yang Kecil

Tim Editorial AnalisaHub·14 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Lender mendesak PT Dana Syariah Indonesia (DSI) untuk mempercepat pengembalian dana yang tertahan senilai Rp 1,28 triliun per 7 Desember 2025. Meskipun DSI mulai melakukan pencairan dana antara 8-10 Desember 2025, pembayaran yang dilakukan masih sangat kecil, berkisar antara 0,1% hingga 0,2% dari total klaim. Paguyuban Lender DSI mengkritik kurangnya roadmap pengembalian yang jelas dan mempertanyakan apakah pembayaran parsial ini mencerminkan upaya penagihan yang sungguh-sungguh dari borrower.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Lender Desak DSI Percepat Pengembalian Dana di Tengah Kekhawatiran atas Pencairan Awal

Latar Belakang Dana yang Tertahan

PT Dana Syariah Indonesia (DSI), perusahaan fintech peer-to-peer lending berbasis syariah, terlibat kontroversi terkait penundaan pembayaran kepada lender. Per 7 Desember 2025, total dana yang tertahan mencapai Rp 1,28 triliun, melibatkan 4.402 lender. Manajemen DSI melakukan pembayaran parsial antara 8-10 Desember 2025, namun langkah ini mendapat reaksi skeptis dari komunitas lender.

Kritik dari Komunitas Lender

Bayu dari Paguyuban Lender DSI mengungkapkan kekecewaan atas minimnya pembayaran awal. Lender hanya menerima 0,1% hingga 0,2% dari total klaim mereka, yang dinilai tidak cukup untuk dianggap sebagai langkah berarti dalam penyelesaian masalah. Asosiasi lender mempertanyakan apakah pembayaran parsial ini mencerminkan upaya penagihan yang sebenarnya dari borrower.

Kekhawatiran atas Roadmap Pengembalian

Sengketa utama terletak pada tidak adanya roadmap pengembalian yang jelas, terukur, dan dapat diverifikasi. Penundaan pengembalian dana sejak Mei 2025 telah melemahkan kepercayaan lender. Bayu menekankan bahwa pencairan parsial tidak boleh dianggap sebagai penyelesaian, melainkan sebagai langkah awal dalam proses yang jauh lebih besar yang harus diselesaikan DSI untuk mencapai pengembalian 100%.

Implikasi bagi DSI dan Sektor Fintech

Kondisi ini menyoroti tantangan yang dihadapi perusahaan fintech dalam mengelola ekspektasi lender selama kesulitan keuangan. Kasus DSI menekankan pentingnya komunikasi transparan dan rencana pengembalian yang terstruktur dalam menjaga kepercayaan pemangku kepentingan. Perkembangan situasi ini perlu diawasi untuk melihat kemajuan DSI dalam menanggapi kekhawatiran lender dan memenuhi kewajibannya.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Fintech Repayment IssuesP2P Lending CrisisFinancial Services Controversy

Key Events

1

DSI Repayment Delay

2

Partial Fund Disbursement

3

Lender Protests

Timeline from 1 verified sources