Key insights and market outlook
PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta), anak usaha Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), memperluas layanan artificial intelligence (AI) kepada pelanggan seiring meningkatnya permintaan. Direktur & Chief IT Services Officer Lintasarta, Ginandjar Alibasjah, menyatakan bahwa minat terhadap AI di Indonesia meningkat pesat, dengan 10 universitas kini menawarkan program AI khusus pada tahun 2025. Riset Lintasarta juga menunjukkan bahwa Indonesia menempati peringkat ketiga dunia dalam penggunaan layanan AI.
PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta), anak usaha Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), secara aktif mempromosikan adopsi artificial intelligence (AI) melalui penawaran layanan yang diperluas. Langkah strategis perusahaan ini didorong oleh peningkatan signifikan dalam minat dan penelitian terkait teknologi AI di Indonesia. Menurut Ginandjar Alibasjah, Direktur & Chief IT Services Officer Lintasarta, lanskap adopsi AI di Indonesia telah berkembang secara dramatis.
Ginandjar menekankan bahwa pada tahun 2019, AI sebagian besar terbatas pada riset dan studi. Namun, pada tahun 2025, skenario telah berubah dengan 10 universitas di Indonesia kini menawarkan program AI khusus. Perkembangan ini menggarisbawahi pertumbuhan kesadaran dan pendidikan AI yang cepat di negara ini. Selain itu, riset Lintasarta menunjukkan bahwa Indonesia adalah pengguna layanan AI ketiga terbanyak di dunia, menunjukkan penerimaan kuat negara terhadap teknologi digital.
Perluasan layanan AI Lintasarta siap mendukung perjalanan transformasi digital bisnis di Indonesia. Dengan memanfaatkan AI, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperbaiki pengalaman pelanggan, dan mendorong inovasi. Pendekatan proaktif Lintasarta dalam meningkatkan kapabilitas AI memposisikannya sebagai pemain kunci dalam lanskap AI yang berkembang pesat di Indonesia.
AI Services Expansion
Digital Transformation Initiatives