LQ45 Index Underperforms Despite Market Rally in 2025
Back
Back
7
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 15
Sources1 verified

Indeks LQ45 Kinerja Kurang Memuaskan di Tengah Reli Pasar 2025

Tim Editorial AnalisaHub·15 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Indeks LQ45 kinerjanya kurang memuaskan di 2025, hanya naik 2,63% sementara IHSG mencatatkan kenaikan 22,23%. Analisis Pilarmas Investindo Sekuritas menunjukkan bahwa sebagian besar saham LQ45 belum menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan kenaikan terkonsentrasi pada saham konglomerasi dan lapis kedua. Perbedaan karakter ini membuat pergerakan IHSG dan LQ45 tidak sejalan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Indeks LQ45 Kinerja Kurang Memuaskan di Tengah Reli Pasar

Perbedaan Kinerja yang Signifikan

Indeks LQ45 menunjukkan kinerja yang kurang memuaskan di 2025, hanya mengalami kenaikan 2,63% sementara IHSG mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 22,23% sejak awal tahun hingga 12 Desember 2025. Perbedaan kinerja ini menyoroti dinamika pasar yang tidak biasa dimana indeks yang lebih luas jauh mengungguli benchmark saham blue-chip.

Analisis Kinerja Saham

Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, mengamati bahwa sebagian besar dari 45 saham dalam indeks LQ45 belum mencatat kenaikan yang signifikan. Saham-saham yang menunjukkan pertumbuhan terutama berasal dari saham konglomerasi dan lapis kedua hingga keempat, bukan perusahaan blue-chip tradisional yang biasanya terkait dengan indeks LQ45.

Implikasi Pasar

Perbedaan kinerja antara IHSG dan LQ45 ini menunjukkan pergeseran dinamika pasar, di mana investor berpotensi lebih memilih peluang pasar yang lebih luas daripada saham blue-chip tradisional. Indeks LQ45, yang dikenal terdiri dari saham-saham likuid dan kapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia, secara historis dianggap sebagai tolok ukur kesehatan pasar secara keseluruhan.

Prospek ke Depan

Kinerja indeks LQ45 yang kurang memuaskan relatif terhadap IHSG mungkin menunjukkan perubahan preferensi investor atau rotasi sektoral dalam pasar saham Indonesia. Ketika pasar terus berkembang hingga 2026, investor akan memantau dengan cermat apakah tren ini berlanjut atau apakah LQ45 kembali ke peran tradisionalnya sebagai pemimpin pasar.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
9 min
Sources
1 verified
Related Stocks
LQ45IHSG

Topics Covered

LQ45 PerformanceMarket AnalysisStock Market Trends

Key Events

1

LQ45 Underperformance

2

Market Rally 2025

Timeline from 1 verified sources