Key insights and market outlook
BCA dan Bank Mandiri termasuk bank besar Indonesia yang telah menyesuaikan suku bunga deposito untuk Januari 2026. BCA menurunkan suku bunga deposito sebesar 15-25 basis poin untuk simpanan besar, sementara Mandiri mempertahankan suku bunga sejak Juli 2025. Perubahan ini mencerminkan penyesuaian berkelanjutan di sektor perbankan Indonesia di tengah kondisi moneter yang terus berkembang.
Bank Central Asia (BCA) telah menyesuaikan suku bunga deposito efektif Januari 2026. Bank ini menurunkan suku bunga sebesar 15 basis poin menjadi 3,00% untuk simpanan antara Rp2 miliar hingga Rp5 miliar, dan sebesar 25 basis poin menjadi 3,00% untuk simpanan di atas Rp5 miliar. Penyesuaian ini mencerminkan respons BCA terhadap perubahan kondisi pasar dan perkembangan kebijakan moneter.
Sebaliknya, Bank Mandiri telah mempertahankan suku bunga deposito sejak 15 Juli 2025. Bank ini terus menawarkan suku bunga antara 2,25% hingga 2,50% untuk berbagai tenor. Keputusan Mandiri untuk mempertahankan suku bunga menunjukkan pendekatan stabil dalam penetapan harga deposito di tengah fluktuasi pasar.
Penyesuaian ini dilakukan sementara Bank Indonesia terus memantau transmisi perubahan suku bunga di seluruh sektor perbankan. Data terbaru menunjukkan bahwa suku bunga deposito telah menurun sebesar 67 basis poin menjadi 4,14% pada November 2025, sementara suku bunga kredit mengalami penurunan yang lebih moderat sebesar 24 basis poin menjadi 8,96%. Perbedaan kecepatan penyesuaian antara suku bunga deposito dan kredit menyoroti dinamika kompleks di sektor keuangan Indonesia.
Deposit Rate Adjustments
Banking Sector Rate Changes