Key insights and market outlook
Bank-bank besar Indonesia termasuk BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI telah menyesuaikan suku bunga deposito untuk berbagai tenor di Desember 2025. Perubahan ini mengikuti keputusan kebijakan moneter Bank Indonesia dan mencerminkan penyesuaian berkelanjutan di sektor perbankan Indonesia. BCA menurunkan suku bunga sebesar 15-25 bps untuk deposito besar, sementara BNI memotong suku bunga sebesar 5 bps untuk tenor 12 dan 24 bulan. BRI mempertahankan suku bunga antara 3,00%-3,50%, sementara Bank Mandiri mempertahankan suku bunga tetap pada 2,25%-2,50%.
Bank-bank besar Indonesia telah melakukan penyesuaian signifikan terhadap suku bunga deposito pada Desember 2025. Perubahan ini merupakan respons terhadap keputusan kebijakan moneter Bank Indonesia dan mencerminkan dinamika berkelanjutan di sektor perbankan Indonesia. Penyesuaian ini bervariasi di berbagai bank dan tenor deposito, menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam mengelola likuiditas dan menarik deposito.
BCA melakukan perubahan signifikan pada suku bunga deposito efektif mulai 1 Oktober 2025. Bank ini menurunkan suku bunga sebesar 15 basis poin untuk deposito antara Rp2 miliar hingga Rp5 miliar, dan sebesar 25 basis poin untuk deposito di atas Rp5 miliar untuk tenor 1 bulan. Suku bunga baru ditetapkan sebesar 3,00% per tahun untuk kedua kategori tersebut. Penyesuaian ini mencerminkan strategi BCA dalam mengelola likuiditas sebagai respons terhadap perubahan kondisi pasar.
Bank Mandiri mempertahankan suku bunga deposito dalam kisaran 2,25%-2,50% di berbagai tenor. Bank menawarkan setoran minimal pembukaan deposito sebesar Rp10 juta untuk transaksi cabang dan Rp1 juta untuk transaksi online melalui Livin' by Mandiri. Suku bunga disusun berdasarkan jumlah deposito dan tenor, dengan suku bunga tertinggi sebesar 2,50% untuk tenor 6, 12, dan 24 bulan.
BRI terus menawarkan suku bunga deposito kompetitif yang berkisar antara 3,00% hingga 3,50% sejak September 2025. Suku bunga deposito tertinggi bank sebesar 3,50% ditawarkan untuk tenor 3 bulan di berbagai jumlah deposito. BRI mempertahankan persyaratan setoran awal minimal Rp10 juta untuk transaksi cabang dan Rp5 juta untuk transaksi perbankan internet.
BNI melakukan penyesuaian suku bunga deposito efektif mulai 5 November 2025. Bank menurunkan suku bunga sebesar 5 basis poin untuk tenor 12 dan 24 bulan di semua jumlah deposito. Suku bunga baru untuk tenor ini sekarang berada pada 2,50% per tahun. Penyesuaian ini mencerminkan respons BNI terhadap lingkungan suku bunga yang terus berkembang dan upayanya untuk tetap kompetitif di pasar.
Penyesuaian suku bunga deposito oleh bank-bank besar ini sebagian besar dipengaruhi oleh sikap kebijakan moneter Bank Indonesia. Dalam rapat November 2025, Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate pada 4,75%, dengan suku bunga Deposit Facility pada 3,75% dan suku bunga Lending Facility pada 5,50%. Gubernur Perry Warjiyo mencatat bahwa penurunan suku bunga perbankan berjalan lebih lambat dari yang diharapkan, meskipun ada pelonggaran moneter dan langkah-langkah pemerintah untuk meningkatkan likuiditas.
Transmisi kebijakan moneter yang lambat ke suku bunga pinjaman dan deposito perbankan menyoroti kompleksitas di sektor keuangan Indonesia. Sementara bank-bank terus menyesuaikan suku bunga mereka, tren keseluruhan mencerminkan pendekatan yang hati-hati terhadap perubahan suku bunga di tengah ketidakpastian ekonomi.
Penyesuaian suku bunga deposito oleh BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI pada Desember 2025 menunjukkan respons bank-bank terhadap lingkungan kebijakan moneter saat ini dan kondisi pasar. Perubahan ini mencerminkan berbagai strategi yang bertujuan mengelola likuiditas, menarik deposito, dan menghadapi tantangan di sektor perbankan Indonesia.
Deposit Rate Adjustments by Major Banks
Bank Indonesia Monetary Policy Decision