Major Indonesian Banks See Rising Provision Costs Through November 2025
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 8
Sources1 verified

Bank-Bank Besar di Indonesia Catat Kenaikan Biaya Provisi Hingga November 2025

Tim Editorial AnalisaHub·8 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank-bank besar Indonesia termasuk BBRI, BBTN, BBCA, dan BBNI mencatat kenaikan signifikan dalam biaya provisi hingga November 2025. Biaya provisi BBRI naik 6,52% YoY menjadi Rp 37,8 triliun, sementara BBTN mengalami lonjakan 139,4% menjadi Rp 5,28 triliun. Tren ini menunjukkan potensi kenaikan berkelanjutan dalam biaya sektor perbankan di tahun 2026.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Sektor Perbankan Indonesia Mengalami Kenaikan Biaya Provisi

Peningkatan Signifikan dalam Beban Bank-Bank Besar

Bank-bank besar di Indonesia telah mencatat peningkatan substansial dalam biaya provisi mereka hingga November 2025. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), salah satu bank terbesar di negara ini, melihat beban provisi mencapai Rp 37,8 triliun, mewakili kenaikan 6,52% tahun-ke-tahun. Kenaikan signifikan dalam biaya provisi ini merupakan bagian dari tren yang lebih luas yang diamati di beberapa institusi perbankan besar di Indonesia.

Dampak Beragam di Sektor Perbankan

Peningkatan biaya provisi tidak seragam di semua bank besar. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mengalami kenaikan dramatis, dengan beban provisi melonjak 139,4% tahun-ke-tahun menjadi Rp 5,28 triliun. Demikian pula, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melihat biaya provisi meningkat 92,15% menjadi Rp 3,3 triliun. Sebaliknya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatat kenaikan yang lebih moderat sebesar 3,1% menjadi Rp 6,6 triliun.

Implikasi bagi Sektor Perbankan di 2026

Tren kenaikan biaya provisi hingga November 2025 menunjukkan bahwa bank-bank Indonesia mungkin akan terus menghadapi tantangan terkait kualitas aset dan manajemen risiko kredit di tahun 2026. Variasi signifikan dalam kenaikan biaya provisi di berbagai bank dapat dikaitkan dengan komposisi portofolio pinjaman dan strategi manajemen risiko masing-masing. Ketika sektor perbankan menghadapi tantangan ini, stabilitas keuangan dan kapasitas pinjaman institusi-institusi ini akan dipantau ketat oleh pelaku pasar dan regulator.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
9 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BBRIBBTNBBCABBNI

Topics Covered

Banking Sector PerformanceProvisioning CostsFinancial Risk Management

Key Events

1

Provisioning Cost Increase

2

Banking Sector Expenses Rise

Timeline from 1 verified sources