Key insights and market outlook
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika telah menarik investasi sebesar Rp 5,73 triliun hingga Kuartal IV 2025, dengan estimasi Internal Rate of Return (IRR) sebesar 11,2%. Dikembangkan oleh perusahaan pariwisata BUMN ITDC, kawasan ini diposisikan sebagai destinasi pariwisata sekaligus penggerak ekonomi. KEK Mandalika dikenal karena penyelenggaraan MotoGP dan kini memasuki fase pengembangan berikutnya dengan inisiatif strategis termasuk kerja sama dengan brand internasional dan pengembangan infrastruktur.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika telah berhasil menarik investasi sebesar Rp 5,73 triliun hingga kuartal IV 2025. Aliran modal yang signifikan ini memposisikan Mandalika sebagai destinasi investasi yang kompetitif dan berkelanjutan di sektor pariwisata Indonesia. Estimasi Internal Rate of Return (IRR) mencapai 11,2%, menunjukkan potensi keuntungan yang kuat di masa depan.
Ahmad Fajar, Direktur Keuangan dan Plh Direktur Utama ITDC (InJourney Tourism Development Corporation), mengungkapkan bahwa Mandalika memasuki fase pengembangan berikutnya dengan beberapa inisiatif strategis. Ini termasuk:
Strategi pengembangan Mandalika tidak hanya menciptakan destinasi pariwisata, tapi juga ekosistem ekonomi komprehensif. Dengan mengaktifkan berbagai elemen di sirkuit dan sekitarnya, ITDC bertujuan menciptakan efek pengganda (multiplier effect) yang signifikan melalui:
Implementasi inisiatif ini diharapkan semakin meningkatkan daya tarik Mandalika sebagai destinasi pariwisata dan investasi, berkontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Significant Investment Influx in Mandalika SEZ
Strategic Development Initiatives Announced