Key insights and market outlook
Bank Mandiri (BMRI) telah menyalurkan Rp38,11 triliun Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 329.012 pelaku UMKM hingga Oktober 2025, mencapai 92,96% dari target Rp41 triliun tahun ini. Bank ini mempertahankan rasio NPL di bawah 1%. Penyaluran KUR didominasi sektor produksi (61,47%), dengan alokasi signifikan pada pertanian (31,31%) dan manufaktur (7,41%).
Bank Mandiri telah berhasil menyalurkan Rp38,11 triliun Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 329.012 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia hingga Oktober 2025. Pencapaian ini mewakili 92,96% dari target bank sebesar Rp41 triliun untuk tahun ini, menunjukkan kemajuan signifikan dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui pembiayaan UMKM.
Penyaluran KUR didominasi oleh sektor produksi yang mencakup 61,47% (Rp23,43 triliun) dari total alokasi KUR. Dalam kategori ini, sektor pertanian menerima pangsa terbesar sebesar 31,31% (Rp11,93 triliun), diikuti oleh jasa produksi 21,34% (Rp8,13 triliun), industri pengolahan 7,41% (Rp2,82 triliun), dan perikanan 1,37% (Rp523 miliar). Distribusi ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri dalam mendukung sektor-sektor kunci yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan ketahanan pangan.
Penyaluran KUR yang sukses disertai dengan kinerja keuangan yang kuat. Bank Mandiri melaporkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp37,7 triliun untuk Q3 2025, sementara total aset konsolidasi tumbuh 10,3% year-on-year menjadi Rp2.563 triliun pada akhir September 2025. Penyaluran kredit konsolidasi bank mencapai Rp1.764,32 triliun, mewakili pertumbuhan 11% year-on-year, melampaui pertumbuhan kredit industri perbankan nasional sebesar 7,7%.
Bank ini mempertahankan kerangka manajemen risiko yang kuat, dengan rasio NPL gross sebesar 1,03% dan rasio pencadangan sebesar 271% per September 2025. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 13% year-on-year menjadi Rp1.884 triliun, dengan CASA mempertahankan pangsa dominan sebesar 69,3%. Stabilitas keuangan ini memungkinkan Bank Mandiri untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM sambil menjaga praktik manajemen risiko yang prudent.
Pencapaian Bank Mandiri dalam penyaluran KUR dan kinerja keuangan keseluruhan menunjukkan komitmennya terhadap pertumbuhan berkelanjutan dan dukungan UMKM. Kemampuan bank untuk mempertahankan rasio NPL rendah sambil memperluas kredit menggarisbawahi manajemen risiko yang efektif dan praktik pemberian kredit yang strategis. Dengan fokus Indonesia pada pengembangan UMKM sebagai penggerak ekonomi utama, kinerja Bank Mandiri memposisikannya sebagai pendukung utama tujuan ekonomi nasional.
KUR Disbursement Achievement
Strong Financial Performance