Mandiri Achieves 92.96% of KUR Target with Rp38.11 Trillion Disbursement by October 2025
Back
Back
6
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Mandiri Capai 92,96% Target KUR dengan Penyaluran Rp38,11 Triliun hingga Oktober 2025

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank Mandiri (BMRI) telah menyalurkan Rp38,11 triliun Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 329.012 pelaku UMKM hingga Oktober 2025, mencapai 92,96% dari target Rp41 triliun tahun ini. Bank ini mempertahankan rasio NPL di bawah 1%. Penyaluran KUR didominasi sektor produksi (61,47%), dengan alokasi signifikan pada pertanian (31,31%) dan manufaktur (7,41%).

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank Mandiri Capai Hasil Penyaluran KUR yang Kuat hingga Oktober 2025

Kemajuan Signifikan dalam Pembiayaan UMKM

Bank Mandiri telah berhasil menyalurkan Rp38,11 triliun Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 329.012 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia hingga Oktober 2025. Pencapaian ini mewakili 92,96% dari target bank sebesar Rp41 triliun untuk tahun ini, menunjukkan kemajuan signifikan dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui pembiayaan UMKM.

Distribusi KUR Berdasarkan Sektor

Penyaluran KUR didominasi oleh sektor produksi yang mencakup 61,47% (Rp23,43 triliun) dari total alokasi KUR. Dalam kategori ini, sektor pertanian menerima pangsa terbesar sebesar 31,31% (Rp11,93 triliun), diikuti oleh jasa produksi 21,34% (Rp8,13 triliun), industri pengolahan 7,41% (Rp2,82 triliun), dan perikanan 1,37% (Rp523 miliar). Distribusi ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri dalam mendukung sektor-sektor kunci yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan ketahanan pangan.

Sorotan Kinerja Keuangan

Penyaluran KUR yang sukses disertai dengan kinerja keuangan yang kuat. Bank Mandiri melaporkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp37,7 triliun untuk Q3 2025, sementara total aset konsolidasi tumbuh 10,3% year-on-year menjadi Rp2.563 triliun pada akhir September 2025. Penyaluran kredit konsolidasi bank mencapai Rp1.764,32 triliun, mewakili pertumbuhan 11% year-on-year, melampaui pertumbuhan kredit industri perbankan nasional sebesar 7,7%.

Manajemen Risiko dan Pendanaan

Bank ini mempertahankan kerangka manajemen risiko yang kuat, dengan rasio NPL gross sebesar 1,03% dan rasio pencadangan sebesar 271% per September 2025. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 13% year-on-year menjadi Rp1.884 triliun, dengan CASA mempertahankan pangsa dominan sebesar 69,3%. Stabilitas keuangan ini memungkinkan Bank Mandiri untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM sambil menjaga praktik manajemen risiko yang prudent.

Implikasi Strategis

Pencapaian Bank Mandiri dalam penyaluran KUR dan kinerja keuangan keseluruhan menunjukkan komitmennya terhadap pertumbuhan berkelanjutan dan dukungan UMKM. Kemampuan bank untuk mempertahankan rasio NPL rendah sambil memperluas kredit menggarisbawahi manajemen risiko yang efektif dan praktik pemberian kredit yang strategis. Dengan fokus Indonesia pada pengembangan UMKM sebagai penggerak ekonomi utama, kinerja Bank Mandiri memposisikannya sebagai pendukung utama tujuan ekonomi nasional.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
13 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BMRI

Topics Covered

MSME FinancingKUR DisbursementBanking Performance

Key Events

1

KUR Disbursement Achievement

2

Strong Financial Performance

Timeline from 1 verified sources
Mandiri Capai 92,96% Target KUR dengan Penyaluran Rp38,11 Triliun hingga Oktober 2025 | AnalisaHub