Key insights and market outlook
PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatat peningkatan penyaluran pembiayaan dana tunai sebesar 14% year-on-year pada November 2025, didorong oleh meningkatnya permintaan konsumen selama periode akhir tahun. Portofolio pembiayaan dana tunai memberikan kontribusi 18,5% terhadap total portofolio MUF, dengan rasio non-performing finance (NPF) yang stabil pada level 1,44%. MUF tetap optimis terhadap prospek pembiayaan dana tunai hingga akhir 2025 dan awal 2026, didukung oleh pemulihan ekonomi nasional dan ekspansi jaringan.
PT Mandiri Utama Finance (MUF), anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, mengalami peningkatan signifikan dalam permintaan pembiayaan dana tunai pada November 2025, dengan penyaluran tumbuh sebesar 14% year-on-year. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan konsumen selama periode akhir tahun, terutama untuk biaya liburan, kebutuhan keluarga, dan modal usaha skala kecil. Portofolio pembiayaan dana tunai kini mencapai sekitar 18,5% dari total portofolio MUF.
Meskipun terjadi pertumbuhan pesat dalam pembiayaan dana tunai, MUF berhasil menjaga rasio non-performing finance (NPF) tetap stabil pada level 1,44%, menunjukkan praktik pembiayaan yang prudent dan manajemen risiko yang efektif. Corporate Secretary & Legal, Elisabeth Lidya Sirait, menekankan bahwa MUF secara konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pembiayaan untuk memastikan kualitas portofolio pembiayaan tetap terjaga.
Perusahaan tetap optimis terhadap prospek pembiayaan dana tunai hingga akhir 2025 dan awal 2026, didukung oleh pemulihan ekonomi nasional dan upaya perluasan jaringan serta penguatan organisasi MUF. Elisabeth menekankan bahwa pertumbuhan pembiayaan dana tunai diperkirakan akan berlanjut, didorong oleh kebutuhan konsumen untuk biaya akhir tahun dan persiapan tahun baru.
Bhima Yudhistira, Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), mengonfirmasi bahwa peningkatan musiman dalam pembiayaan dana tunai merupakan tren yang umum terjadi selama periode akhir tahun. Ia mencatat bahwa konsumen sering kali membutuhkan dana tambahan untuk biaya perjalanan liburan dan biaya awal tahun berikutnya, seperti renovasi rumah atau uang muka kendaraan. Meskipun prospek pembiayaan dana tunai tetap positif hingga 2026, Bhima mengingatkan bahwa perusahaan multifinance harus tetap waspada dan menjaga praktik pemberian kredit yang prudent untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Kemampuan MUF dalam menyeimbangkan pertumbuhan dengan manajemen risiko akan sangat penting dalam menjaga stabilitas keuangan. Komitmen perusahaan terhadap seleksi debitur yang cermat dan proses penilaian kredit yang kuat akan menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas portofolio pembiayaan di tengah meningkatnya permintaan.
Cash Financing Growth Surge
Stable NPF Ratio Maintained