Key insights and market outlook
PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) telah menerima pinjaman tanpa bunga senilai Rp822,92 miliar dari PT Mantra Capital Persadan (MCP) dan PT Headwell Bintang Energi Hijau (HBEH). Fasilitas pinjaman ini terdiri dari Rp154,92 miliar dari MCP dan Rp668 miliar dari HBEH, dengan tenor enam bulan yang dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama. Pendanaan yang signifikan ini akan mendukung operasional bisnis MKNT dan potensi akuisisi.
PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT), perusahaan yang terdaftar di bursa, telah menerima pinjaman tanpa bunga yang signifikan senilai Rp822,92 miliar dari dua investor utama: PT Mantra Capital Persadan (MCP) dan PT Headwell Bintang Energi Hijau (HBEH). Informasi tentang pinjaman ini diungkapkan melalui keterbukaan informasi pada 7 Januari 2026.
Fasilitas pinjaman ini dibagi antara dua pemberi pinjaman: Rp154,92 miliar dari MCP dan Rp668 miliar dari HBEH, total Rp822,92 miliar. Pinjaman memiliki tenor enam bulan, berakhir pada 30 Juni 2026, dengan ketentuan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama antara para pihak. Yang paling menonjol dari pinjaman ini adalah sifatnya yang tanpa bunga, membuatnya menjadi pilihan pendanaan yang menarik bagi MKNT.
Menurut Ahmad Supandi, Sekretaris Perusahaan MKNT, pendanaan ini akan memberikan dukungan signifikan bagi operasional bisnis perusahaan. Perusahaan telah mengumumkan rencana untuk berpotensi mengakuisisi dua perusahaan lain, meskipun detail spesifik tidak diungkapkan dalam pengumuman awal. Sifat pinjaman yang tanpa bunga kemungkinan akan memiliki dampak positif pada arus kas dan kinerja keuangan MKNT dalam jangka pendek hingga menengah.
Pendanaan yang signifikan ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek bisnis MKNT. Kemampuan perusahaan untuk mendapatkan pinjaman tanpa bunga yang besar menunjukkan hubungan yang kuat dengan investor dan potensi peluang pertumbuhan yang menarik. Pasar kemungkinan akan memantau langkah-langkah MKNT selanjutnya, terutama terkait akuisisi yang direncanakan dan bagaimana pendanaan ini akan digunakan untuk mendorong pertumbuhan bisnis.
Interest-Free Loan Agreement
Potential Corporate Acquisitions