Mixed Signals on 2025/2026 New Year Spending: Economic Activity Shows Contrasting Trends
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 6
Sources4 verified

Sinyal Campur Aduk Belanja Nataru 2025/2026: Aktivitas Ekonomi Tunjukkan Tren Berbeda

Tim Editorial AnalisaHub·6 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Laporan yang bervariasi muncul mengenai belanja selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sementara beberapa sumber menunjukkan penurunan perputaran ekonomi karena daya beli yang melemah 1

, sumber lain melaporkan peningkatan belanja berdasarkan Mandiri Spending Index 2. Kadin memperkirakan total transaksi bisa melebihi Rp 107,56 triliun 4, sementara kelompok menengah cenderung menabung daripada membelanjakan menjelang Ramadan 3.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Sinyal Ekonomi Campur Aduk Selama Libur Nataru 2025/2026

Pandangan Berbeda tentang Belanja

Periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menunjukkan indikator ekonomi yang beragam. Menurut Celios, perputaran ekonomi selama periode ini lebih rendah dari tahun-tahun sebelumnya karena penurunan daya beli konsumen 1

. Nailul Huda dari Celios mencatat adanya kesenjangan antara jumlah wisatawan yang diproyeksikan dan aktual di destinasi populer seperti Yogyakarta, yang berdampak langsung pada pendapatan usaha lokal.

Tren Belanja Positif

Sebaliknya, Mandiri Spending Index menunjukkan peningkatan 0,6% minggu ke minggu menjadi 354,5 per 28 Desember 2025, mengindikasikan pertumbuhan belanja positif meskipun lebih lambat dari minggu sebelumnya 2

. Data ini menunjukkan bahwa meskipun belanja terus tumbuh, periode Nataru telah melewati puncaknya.

Tren Menabung Menjelang Ramadan

Menariknya, data Bank Mandiri juga mengungkapkan bahwa konsumen kelas menengah mengadopsi pendekatan keuangan yang lebih hati-hati dengan meningkatkan tabungan mereka dalam persiapan Ramadan yang diperkirakan pada Februari 2026 3

. Indeks tabungan kelompok ini naik 0,49 poin menjadi 101,2 pada 31 Desember 2025, menunjukkan pergeseran ke arah menabung daripada membelanjakan.

Optimisme Komunitas Bisnis

Kadin Indonesia mempresentasikan pandangan yang lebih optimis, menyatakan bahwa total nilai transaksi selama Nataru bisa melebihi Rp 107,56 triliun 4

. Proyeksi ini didasarkan pada perkiraan 119,5 juta orang (atau 29,87 juta keluarga) yang melakukan perjalanan selama liburan. Optimisme Kadin didukung oleh laporan bahwa pelaku usaha menawarkan diskon besar selama akhir tahun.

Analisis Laporan yang Berbeda

Perspektif yang berbeda tentang belanja Nataru dapat dikaitkan dengan berbagai faktor, termasuk metodologi pengumpulan data yang berbeda dan demografi sampel. Sementara Celios fokus pada destinasi wisata tertentu, data Bank Mandiri mencerminkan pola belanja yang lebih luas melalui Mandiri Spending Index. Proyeksi Kadin, di sisi lain, didasarkan pada perkiraan perjalanan dan transaksi keseluruhan.

Sumber

  1. [Kontan - Daya Beli Turun](
  2. [Kontan - Mandiri Spending Index](
  3. [Kontan - Menjelang Ramadan](
  4. [Kontan - Pengusaha Menklaim](
Original Sources

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
15 min
Sources
4 verified

Topics Covered

Consumer SpendingEconomic IndicatorsNew Year HolidayRamadan Preparation

Key Events

1

2025/2026 New Year Spending

2

Ramadan Savings Trend

3

Nataru Economic Circulation

Timeline from 4 verified sources