Key insights and market outlook
Pembatalan merger antara PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) dan PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) memaksa kedua bank untuk segera memperkuat modal inti. Keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membatalkan rencana merger, yang diumumkan setelah proses panjang sejak awal 2023, memiliki implikasi signifikan terhadap kebutuhan modal kedua bank. Kedua bank kini menghadapi tantangan untuk memenuhi persyaratan modal inti minimum Rp 6 triliun untuk diklasifikasikan di bawah KBMI 2.
Pembatalan rencana merger antara PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) dan PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini menciptakan tantangan signifikan bagi kedua bank dalam memperkuat modal inti mereka. Keputusan OJK untuk menghentikan proses merger, yang telah berlangsung sejak awal 2023, berarti kedua bank harus memenuhi persyaratan modal yang akan datang secara independen.
Rencana OJK untuk menghapus klasifikasi Kelompok Bank Bermodal Inti (KBMI) 1 telah meningkatkan kebutuhan modal kedua bank secara substansial. Untuk naik ke klasifikasi KBMI 2, bank diwajibkan memiliki modal inti minimum sebesar Rp 6 triliun. Per September 2025, modal inti MNC Bank tercatat sebesar Rp 3,27 triliun, atau hanya 54,5% dari jumlah yang dibutuhkan. Bank tersebut hanya mencatat pertumbuhan modal inti 0,49% secara year-to-date, menunjukkan tantangan besar yang dihadapi.
Pembatalan merger telah menghilangkan potensi entitas gabungan untuk langsung memenuhi persyaratan modal yang lebih tinggi. Kedua bank kini harus mengembangkan strategi independen untuk meningkatkan modal inti secara signifikan. Perkembangan ini kemungkinan akan berdampak pada rencana pertumbuhan mereka dan berpotensi pada posisi pasar mereka di sektor perbankan Indonesia yang kompetitif.
Sektor perbankan Indonesia sedang mengalami peningkatan tekanan regulasi untuk melakukan konsolidasi dan memperkuat basis modal. Keputusan OJK mencerminkan tren yang lebih luas dalam meningkatkan stabilitas keuangan melalui persyaratan modal yang lebih ketat. Baik MNC Bank maupun Bank Nobu perlu menavigasi perubahan regulasi ini sambil bersaing dengan bank yang lebih besar dan lebih kuat modalnya.
Merger Cancellation
Capital Requirement Increase