Key insights and market outlook
PT Asuransi MSIG Indonesia menghadapi tantangan dalam menjual asuransi marine cargo karena jenis kargo berisiko tinggi dan persaingan pasar yang ketat. Perusahaan ini fokus pada segmentasi pasar dan layanan berkualitas untuk mengatasi masalah ini. MSIG Indonesia mencatat penurunan 0,5%-0,6% dalam Gross Written Premium (GWP) untuk asuransi marine cargo di Q3 2025. Perusahaan memproyeksikan pertumbuhan 1% untuk lini bisnis ini pada akhir tahun.
PT Asuransi MSIG Indonesia menghadapi tantangan signifikan di sektor asuransi marine cargo, termasuk jenis kargo berisiko tinggi dan persaingan ketat di antara penyedia asuransi. Presiden Direktur Shikato Takeuchi menyoroti bahwa jenis kargo tertentu dan metode transportasi, seperti kapal tidak terklasifikasi, kapal tua, dan kapal kayu, menimbulkan tantangan khusus dalam underwriting dan manajemen risiko.
Untuk mengatasi tantangan ini, MSIG Indonesia menerapkan beberapa langkah strategis. Perusahaan ini fokus pada segmentasi pasar, menargetkan sektor bisnis potensial, dan meningkatkan kualitas layanan. Inisiatif utama meliputi:
Pada Q3 2025, MSIG Indonesia melaporkan penurunan 0,5%-0,6% dalam Gross Written Premium (GWP) untuk asuransi marine cargo dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meskipun demikian, lini bisnis ini tetap signifikan, berkontribusi sekitar 9,5% terhadap total portofolio perusahaan. Sektor otomotif dan mesin tetap menjadi kontributor utama permintaan asuransi marine cargo.
MSIG Indonesia memproyeksikan pertumbuhan 1% pada segmen asuransi marine cargo pada akhir 2025. Perusahaan tetap fokus pada pemeliharaan portofolio inti dan eksplorasi peluang bisnis baru. Strategi pertumbuhan ini didukung oleh kinerja ekspor nasional Indonesia, dengan nilai ekspor mencapai US$209,80 miliar selama Januari-September 2025, mewakili peningkatan 8,14% tahun-ke-tahun.
Penurunan GWP Asuransi Marine Cargo
Proyeksi Pertumbuhan Bisnis Asuransi