Key insights and market outlook
Perusahaan multifinance optimistis tentang pertumbuhan pembiayaan modal kerja di 2026, setelah pertumbuhan 9,28% year-on-year menjadi Rp53,19 triliun pada Oktober 2025. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mengharapkan kinerja yang lebih baik karena prospek ekonomi yang lebih kondusif dan aktivitas usaha yang meningkat. Perusahaan akan fokus pada pertumbuhan portofolio yang berkelanjutan sambil menjaga kualitas aset melalui praktik perkreditan yang prudent.
Pembiayaan modal kerja industri multifinance telah menunjukkan tren pertumbuhan positif sepanjang 2025. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pembiayaan modal kerja tumbuh 9,28% year-on-year menjadi Rp53,19 triliun pada Oktober 2025. Trajektori pertumbuhan ini telah menumbuhkan optimisme di kalangan perusahaan multifinance mengenai kinerja mereka di 2026.
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance), pemain terkemuka di sektor multifinance, sangat optimistis tentang prospek 2026. Chief Financial Officer Adira Finance, Sylvanus Gani, menekankan bahwa perbaikan kondisi ekonomi dan peningkatan aktivitas usaha diharapkan dapat meningkatkan kinerja pembiayaan mereka, termasuk di segmen modal kerja.
Adira Finance berencana mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dengan menjaga keseimbangan antara memperluas portofolio pembiayaan dan memastikan kualitas aset. Perusahaan tetap berkomitmen pada praktik perkreditan yang prudent sambil mendukung berbagai kebutuhan bisnis. Seperti yang dikatakan Gani, "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pembiayaan secara keseluruhan dengan mendukung berbagai kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha."
Outlook positif dari perusahaan multifinance seperti Adira Finance mencerminkan kepercayaan yang lebih luas pada pemulihan ekonomi Indonesia dan prospek pertumbuhan. Ketika perusahaan-perusahaan ini terus mendukung bisnis melalui pembiayaan modal kerja, hal ini kemungkinan akan memiliki efek positif pada aktivitas ekonomi secara keseluruhan.
Working Capital Financing Growth
Multifinance Sector Outlook