Key insights and market outlook
Badan Pangan Nasional melaporkan bahwa harga beras telah turun di 152 kabupaten/kota di Indonesia. Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menyatakan bahwa angka ini turun dari sebelumnya 200 daerah yang harganya melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Saat ini, 48 daerah masih mengalami kenaikan harga beras. Badan ini telah menempatkan personel dari Bapanas, Dirkrimsus Polri, dan Bulog di daerah-daerah tersebut untuk memantau situasi.
Badan Pangan Nasional telah mengumumkan penurunan signifikan dalam harga beras di 152 kabupaten/kota di Indonesia. Menurut Andi Amran Sulaiman, kepala badan tersebut, perkembangan ini menandai perbaikan substansial dari situasi sebelumnya di mana 200 daerah melaporkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Per update terakhir, 48 daerah masih mengalami kenaikan harga beras. Sebagai respons, badan ini telah mengambil langkah proaktif dengan menempatkan personel dari Bapanas, Dirkrimsus Polri, dan Bulog di daerah-daerah tersebut. Langkah strategis ini bertujuan untuk memantau situasi dengan cermat dan melaksanakan intervensi yang diperlukan untuk menstabilkan harga.
Upaya Badan Pangan Nasional adalah bagian dari inisiatif pemerintah yang lebih luas untuk mengontrol harga pangan dan memastikan stabilitas pasar. Dengan aktif memantau pergerakan harga dan menempatkan sumber daya di area kritis, badan ini berupaya mencegah eskalasi harga lebih lanjut dan menjaga keamanan pangan di seluruh negeri.
Rice Price Reduction
Government Market Intervention