Key insights and market outlook
Nestle telah melakukan penarikan kembali beberapa batch produk susu bayi mereka, termasuk SMA, BEBA, dan NAN, di berbagai negara Eropa karena potensi kontaminasi toksin yang dapat menyebabkan mual dan muntah. Penarikan yang dimulai pada Desember 2025 ini menjadi tantangan baru bagi CEO Nestle yang baru, Philipp Navratil, yang tengah berusaha mendorong pertumbuhan perusahaan setelah periode manajemen yang penuh gejolak. Belum ada laporan penyakit atau gejala yang terkait dengan produk yang ditarik hingga saat ini.
Nestle telah mengumumkan penarikan kembali batch tertentu dari produk susu bayi mereka, termasuk SMA, BEBA, dan NAN, di berbagai negara Eropa. Keputusan ini diambil karena khawatir adanya kontaminasi toksin yang dapat menyebabkan mual dan muntah pada bayi. Proses penarikan, yang dimulai secara terbatas pada Desember 2025, diawasi ketat oleh otoritas kesehatan.
Pencabutan produk ini menjadi tantangan baru bagi CEO Nestle yang baru diangkat, Philipp Navratil, yang ditugaskan untuk mengarahkan perusahaan menuju pertumbuhan setelah periode perubahan manajemen yang signifikan dan tantangan operasional. Penarikan ini menekankan pentingnya menjaga langkah-langkah pengendalian kualitas yang ketat di sektor makanan bayi, di mana keamanan adalah yang utama.
Menurut juru bicara Nestle, belum ada laporan kasus penyakit atau gejala yang merugikan yang terkait dengan produk yang ditarik kembali hingga pembaruan terakhir. Perusahaan bekerja sama dengan otoritas pengawas untuk memastikan bahwa produk yang terpengaruh segera dihapus dari pasar. Konsumen disarankan untuk memeriksa nomor batch produk susu bayi mereka dan mengembalikan item yang terpengaruh ke tempat pembelian untuk pengembalian uang penuh atau penggantian produk.
Product Recall Announcement
Quality Control Issue