Key insights and market outlook
Harga nikel melonjak ke level tertinggi dalam 14 bulan pada hari Jumat, mencapai US$16.950 per metrik ton, setelah Vale Indonesia menangguhkan kegiatan penambangannya. Kontrak nikel tiga bulan di London Metal Exchange naik 1,6% menjadi US$16.910 per metrik ton dalam perdagangan resmi. Lonjakan harga ini disebabkan oleh funds yang menutup posisi short mereka, dengan nikel yang sangat penting untuk produksi baja tahan karat dan baterai.
Harga nikel mengalami lonjakan signifikan pada hari Jumat, mencapai level tertinggi dalam lebih dari 14 bulan. Kontrak nikel tiga bulan di London Metal Exchange (LME) naik 1,6% menjadi US$16.910 per metrik ton dalam perdagangan resmi. Harga sempat menyentuh US$16.950 per metrik ton, tertinggi sejak Oktober 2024, ketika pelaku pasar bereaksi terhadap penghentian operasi penambangan Vale Indonesia.
Kenaikan harga terutama didorong oleh funds yang menutup posisi short mereka, karena berita tentang penghentian operasi Vale Indonesia menciptakan kejutan pasokan di pasar. Nikel, yang merupakan komponen penting dalam produksi baja tahan karat dan baterai kendaraan listrik, melihat peningkatan permintaan untuk posisi long. Perkembangan ini memiliki implikasi signifikan bagi industri baja tahan karat dan pasar kendaraan listrik yang sedang berkembang.
Lonjakan harga nikel diiringi oleh pergerakan penting lainnya di pasar logam dasar. Harga aluminium juga mengalami peningkatan signifikan, melebihi US$3.000 per metrik ton untuk pertama kalinya sejak 2022. Tren pasar yang lebih luas ini menunjukkan penguatan permintaan logam industri ketika tahun baru dimulai.
Penghentian operasi penambangan Vale Indonesia telah memperkenalkan tingkat ketidakpastian baru ke dalam rantai pasokan nikel global. Sebagai salah satu pemain penting di pasar nikel, keputusan Vale Indonesia telah memicu respons pasar. Kenaikan harga nikel kemungkinan akan memiliki efek berantai pada biaya produksi bagi produsen yang bergantung pada nikel, terutama di sektor baja tahan karat dan baterai.
Vale Indonesia Mining Suspension
Nickel Price 14-Month High
Aluminium Price Surge