Key insights and market outlook
PT Nindya Karya, berkolaborasi dengan Danantara Indonesia melalui BUMN Peduli, sedang membangun 200 unit hunian sementara di Tapanuli Selatan untuk korban bencana. Proyek ini menggunakan konstruksi modular dengan struktur baja ringan, memungkinkan penyelesaian lebih cepat sambil menjaga kualitas. Inisiatif ini mendukung transisi masyarakat dari fase tanggap darurat ke tahap pemulihan dengan menyediakan kondisi hunian yang aman dan nyaman.
PT Nindya Karya, perusahaan konstruksi BUMN, telah bermitra dengan Danantara Indonesia melalui inisiatif BUMN Peduli untuk membangun 200 unit hunian sementara di Tapanuli Selatan. Proyek ini bertujuan menyediakan kondisi hunian yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang terkena dampak bencana di wilayah tersebut. Konstruksi menggunakan sistem modular dengan struktur baja ringan yang telah teruji kualitasnya, memungkinkan pembangunan lebih cepat tanpa mengurangi kenyamanan dan mutu bangunan.
Pembangunan hunian sementara ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mendukung transisi masyarakat dari fase tanggap darurat ke tahap pemulihan. Menurut Firmansyah, Direktur Utama Nindya Karya, kehadiran hunian ini merupakan langkah penting dalam menyediakan bukan hanya tempat tinggal, tapi juga fondasi untuk aktivitas sehari-hari selama masa pemulihan. Hunian dirancang untuk tahan lama dan nyaman, memenuhi kebutuhan mendesak sambil rencana rekonstruksi jangka panjang dijalankan.
Proyek ini menggunakan teknik konstruksi modular dengan rangka baja ringan. Metode ini memungkinkan pengerjaan cepat sambil menjaga standar konstruksi yang tinggi. Penggunaan modul pracetak memungkinkan perakitan lebih cepat di lokasi, mengurangi waktu konstruksi total dibandingkan metode konvensional. Pendekatan ini menunjukkan komitmen Nindya Karya dalam memanfaatkan teknologi konstruksi modern untuk menjawab kebutuhan hunian mendesak pasca-bencana alam.
Temporary Housing Construction
BUMN Collaboration Initiative