Key insights and market outlook
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un telah memamerkan apa yang diklaim sebagai kapal selam bertenaga nuklir pertama negara tersebut. Kapal selam ini, dengan bobot sekitar 8.700 ton, hampir selesai dan diperkirakan akan operasional dalam beberapa bulan. Analis percaya bahwa kapal ini kemungkinan dilengkapi dengan rudal permukaan ke udara dan memiliki implikasi militer yang signifikan bagi kawasan.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un telah memamerkan apa yang diklaim sebagai kapal selam bertenaga nuklir pertama negara tersebut dalam sebuah demonstrasi kemampuan militer yang signifikan. Kapal selam ini dipamerkan saat Kim melakukan inspeksi langsung ke lokasi pembangunan, didampingi putrinya yang berusia 12 tahun, Kim Ju Ae, serta pejabat militer senior.
Kapal selam ini memiliki bobot sekitar 8.700 ton dan tampaknya hampir selesai. Analis memperkirakan bahwa kapal ini dapat siap diluncurkan dalam beberapa bulan, mengingat tahap konstruksinya yang sudah maju. Moon Geun-sik, mantan perwira kapal selam Korea Selatan dan akademisi di Universitas Hanyang, Seoul, menyatakan bahwa mesin dan reaktor kemungkinan sudah terpasang. Pemajangan lambung kapal menunjukkan bahwa sebagian besar peralatan sudah terpasang, menandakan kesiapan yang akan segera tercapai.
Kapal selam ini diyakini mampu meluncurkan rudal permukaan ke udara, yang secara signifikan meningkatkan kapabilitas militer Korea Utara. Kim Jong-un menggambarkan penyelesaian kapal selam ini sebagai "perubahan historis" dalam memperkuat daya tangkal nuklir negara tersebut terhadap apa yang dianggapnya sebagai ancaman musuh. Perkembangan ini kemungkinan akan meningkatkan kekhawatiran di kalangan pengamat internasional dan pemangku kepentingan keamanan regional.