Back
2
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 1
Sources1 verified

Inflasi November 2025 Diproyeksikan Melandai ke Level 2,75% YoY, Dorongan dari Normalisasi Harga Pangan

Tim Editorial AnalisaHub·1 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Inflasi Indonesia pada November 2025 diprediksi akan menurun menjadi 2,75% secara tahunan (year-on-year/YoY) dan 0,20% secara bulanan (month-on-month/MoM), menurut Banjaran Surya Indrastomo, Kepala Ekonom Bank Syariah Indonesia (BSI). Ini merupakan penurunan dari 2,86% YoY dan 0,28% MoM pada Oktober. Moderasi ini terutama disebabkan oleh normalisasi harga komoditas pangan, termasuk penurunan harga beras sebesar 0,36% dan perlambatan kenaikan harga cabai merah menjadi 0,96%. Harga daging ayam naik 1,11% namun tetap relatif terkendali.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Prakiraan Inflasi November 2025: Tren Penurunan Berlanjut

Konteks Ekonomi dan Pergerakan Harga

Tingkat inflasi Indonesia diperkirakan akan terus melanjutkan tren penurunan pada November 2025, dengan prediksi menunjukkan penurunan menjadi 2,75% year-on-year (YoY) dan 0,20% month-on-month (MoM). Prakiraan ini, yang disampaikan oleh Banjaran Surya Indrastomo, Kepala Ekonom Bank Syariah Indonesia (BSI), menunjukkan moderasi dari angka bulan sebelumnya yaitu 2,86% YoY dan 0,28% MoM.

Penurunan inflasi ini terutama disebabkan oleh normalisasi harga pada komoditas pangan utama. Secara khusus, harga beras turun sebesar 0,36%, yang berkontribusi pada penurunan inflasi secara keseluruhan. Kenaikan harga cabai merah melambat menjadi 0,96%, turun dari bulan-bulan sebelumnya, sementara harga daging ayam naik sebesar 1,11% namun tetap relatif terkendali.

Implikasi bagi Kebijakan Moneter dan Pengeluaran Konsumen

Prediksi moderasi inflasi ini memiliki implikasi positif bagi pengelolaan ekonomi Indonesia. Tekanan inflasi yang lebih rendah memberikan bank sentral fleksibilitas yang lebih besar dalam kebijakan moneter, yang berpotensi memungkinkan langkah-langkah yang lebih akomodatif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Bagi konsumen, stabilisasi harga pangan, terutama untuk komoditas pokok seperti beras, kemungkinan akan meringankan tekanan pengeluaran rumah tangga.

Prospek Pasar dan Ekonomi

Tren inflasi ini dipantau secara ketat oleh pasar keuangan dan para pengambil kebijakan. Penurunan inflasi yang berkelanjutan dapat menyebabkan peningkatan pengeluaran konsumen, yang berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi. Namun, pemantauan berkelanjutan terhadap harga komoditas akan sangat penting karena komoditas tetap menjadi penggerak utama tren inflasi di Indonesia.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
9 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BRISIHSG

Topics Covered

Inflation TrendsFood Commodity PricesIndonesian Economic IndicatorsMonetary Policy Implications

Key Events

1

Inflation Rate Forecast

2

Food Price Normalization

3

Monetary Policy Implications

Timeline from 1 verified sources