Key insights and market outlook
OCBC meluncurkan kampanye #BaiknyaBarengBareng untuk mempromosikan kolaborasi setara dalam pengasuhan anak antara ibu dan ayah. Inisiatif ini menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam perkembangan anak, mengutip penelitian yang menunjukkan bahwa anak-anak dengan ayah yang terlibat aktif memiliki hasil emosional dan akademis yang lebih baik. Kampanye ini bertujuan untuk mengubah peran gender tradisional dan mempromosikan pendekatan pengasuhan yang lebih seimbang.
OCBC telah meluncurkan kampanye #BaiknyaBarengBareng untuk mendorong kolaborasi setara antara ibu dan ayah dalam pengasuhan anak. Inisiatif ini mengakui peran penting yang dimainkan ayah dalam perkembangan anak, di luar dukungan finansial saja. Penelitian yang dikutip dalam kampanye menunjukkan bahwa anak-anak dengan ayah yang terlibat aktif cenderung memiliki hasil emosional dan akademis yang lebih baik.
Studi menunjukkan bahwa anak-anak yang kurang memiliki ayah, atau yang tidak memiliki keterlibatan ayah yang aktif, lebih cenderung mengalami tantangan emosional dan perkembangan. Menurut data BPS (Profil Anak Usia Dini 2024), sekitar 7,10% anak perkotaan dan 7,96% anak pedesaan dibesarkan oleh orang tua tunggal. Bahkan ketika kedua orang tua hadir, banyak anak yang kurang berinteraksi secara bermakna dengan ayah mereka.
Para ahli menekankan bahwa memaksimalkan ketiga faktor ini dapat secara signifikan mengurangi dampak negatif dari fatherlessness. Psikolog klinis Lilik Nila E dari RS Mitra Bangsa menekankan bahwa meskipun tidak ada orang tua yang sempurna, upaya konsisten dari kedua orang tua dapat menciptakan lingkungan yang mendukung bagi anak-anak.
Kampanye ini menantang anggapan tradisional Indonesia bahwa pengasuhan anak terutama tanggung jawab ibu. Tokoh publik Denny Sumargo berbagi pengalamannya dalam mendukung istrinya saat melahirkan, menyoroti bagaimana keterlibatan laki-laki dapat sangat membantu perempuan secara emosional dan mental.
Melalui kampanye #BaiknyaBarengBareng, OCBC bertujuan untuk berkontribusi pada perubahan budaya dengan mempromosikan peran pengasuhan yang lebih seimbang. Kepala Divisi Brand & Komunikasi OCBC Aleta Hanafi menyatakan bahwa kampanye ini berusaha untuk memecah hambatan berbasis gender dalam tanggung jawab keluarga. Dengan mendorong upaya kolektif dalam pengasuhan anak, OCBC berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi perkembangan anak.
Corporate Social Responsibility Initiative Launch