Key insights and market outlook
Kinerja reksadana offshore yang berdenominasi dolar AS diproyeksikan tetap menarik di 2026, didorong oleh penguatan dolar AS dan kinerja positif pasar saham global. Sektor teknologi, khususnya semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI), menjadi pendorong utama pertumbuhan ini. Doni Firdaus, Direktur Investasi Bahana TCW, mencatat bahwa reksadana saham dolar menunjukkan resiliensi kuat di 2025 dengan kinerja yang relatif baik.
Prospek reksadana offshore yang berdenominasi dolar AS tetap positif memasuki 2026, didukung oleh penguatan dolar AS dan kinerja kuat pasar saham global. Menurut Doni Firdaus, Direktur Investasi Bahana TCW, reksadana saham dolar menunjukkan resiliensi kuat sepanjang 2025, mempertahankan kinerja yang relatif baik dibandingkan dengan kelas aset lainnya.
Pendorong utama di balik kinerja positif ini adalah sektor teknologi informasi, dengan penekanan khusus pada industri semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI). Sub-sektor ini terus menjadi katalis penting bagi pertumbuhan ekonomi global, mendorong permintaan investasi terkait dan meningkatkan kinerja keseluruhan dana yang berdenominasi dolar.
Menjelang 2026, investor di reksadana offshore perlu mempertimbangkan dampak berkelanjutan dari kemajuan teknologi global dan fluktuasi mata uang. Kekuatan dolar AS yang terus berlanjut kemungkinan akan tetap berpengaruh positif pada dana-dana ini, sementara inovasi teknologi tetap menjadi pendorong pertumbuhan utama. Investor harus memantau faktor-faktor ini dengan cermat untuk mengoptimalkan strategi investasi mereka di pasar reksadana offshore.
Positive Outlook for Offshore Mutual Funds
Technology Sector Driving Growth