Key insights and market outlook
Harga minyak naik 2% setelah Rusia memutuskan untuk menghentikan ekspor minyak menyusul serangan drone Ukraina pada pelabuhan Novorossiysk. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari 2026 naik US$1,50 menjadi US$64,51 per barel, sementara minyak mentah WTI untuk pengiriman Desember 2025 meningkat US$1,57 menjadi US$60,26 per barel. Serangan tersebut merusak sebuah kapal, blok apartemen, dan depot minyak, melukai tiga awak kapal.
Harga minyak mengalami kenaikan signifikan sebesar 2% setelah Rusia memutuskan untuk menangguhkan ekspor minyak dari pelabuhan Novorossiysk menyusul serangan drone Ukraina. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada sebuah kapal, blok apartemen, dan depot minyak, serta melukai tiga awak kapal.
Kenaikan harga minyak didorong oleh kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan dari Rusia, salah satu produsen minyak terbesar dunia. Pelabuhan Novorossiysk merupakan hub energi kritis, dan gangguan apa pun terhadap operasinya memiliki implikasi signifikan bagi pasar minyak global.
Reaksi pasar yang cepat mencerminkan kekhawatiran investor tentang eskalasi konflik antara Ukraina dan Rusia serta dampak potensialnya terhadap pasokan energi global. Pelaku pasar akan terus memantau perkembangan di wilayah tersebut dan menilai implikasinya terhadap produksi dan distribusi minyak.
Oil Price Surge
Russia Oil Export Halt
Ukraine Drone Attack