Key insights and market outlook
Harga minyak global melemah lebih dari 10% pada 2025, dengan minyak mentah Brent menuju penurunan tahunan terpanjang dalam catatan sejarah. Penurunan ini disebabkan oleh kelebihan pasokan dan permintaan yang lemah, diperparah oleh konflik yang berkepanjangan, tarif yang lebih tinggi, dan pengurangan produksi oleh negara-negara OPEC+, serta sanksi terhadap Rusia, Iran, dan Venezuela. Pada 31 Desember 2025, harga minyak mentah Brent turun hingga $61,27 per barel, sementara harga West Texas Intermediate (WTI) turun menjadi $57,90 per barel, menandakan potensi penurunan tahunan sebesar 15%.
Harga minyak global telah mengalami penurunan yang signifikan pada 2025, dengan harga minyak mentah Brent turun lebih dari 10% karena kelebihan pasokan dan permintaan yang lemah. Konflik yang berkepanjangan, tarif yang lebih tinggi, dan pengurangan produksi oleh negara-negara OPEC+, serta sanksi terhadap Rusia, Iran, dan Venezuela, semua telah berkontribusi pada penurunan harga minyak.
Pada 31 Desember 2025, harga minyak mentah Brent telah turun hingga $61,27 per barel, menandakan penurunan yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Harga West Texas Intermediate (WTI) juga telah menurun, mencapai $57,90 per barel, dan menuju penurunan tahunan sebesar 15%.
Penurunan harga minyak diharapkan dapat memiliki dampak yang signifikan pada ekonomi global, dengan potensi efek pada inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan neraca perdagangan. Ketika ekonomi global terus menghadapi tantangan dari konflik yang berkepanjangan dan tarif yang lebih tinggi, penurunan harga minyak mungkin dapat memberikan beberapa bantuan kepada konsumen dan bisnis.
Oil Price Drop
Brent Crude Price Decline
WTI Price Decrease