Key insights and market outlook
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan program pemeriksaan darurat terhadap keamanan siber semua Bank Pembangunan Daerah (BPD) setelah terjadi peretasan layanan BI-FAST senilai Rp200 miliar 1
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah melakukan pemeriksaan langsung dan komprehensif terhadap semua Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia setelah terjadi pelanggaran keamanan siber pada layanan BI-FAST yang menyebabkan kerugian sekitar Rp200 miliar 1
OJK menekankan komitmennya untuk memperkuat keamanan siber sektor perbankan melalui berbagai langkah regulasi. OJK telah menerbitkan regulasi penting seperti POJK No.11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi dan SEOJK No.29/SEOJK.03/2022 tentang Keamanan Siber bagi Bank Umum 2
Sebagai respons terhadap insiden tersebut, OJK menerapkan pendekatan Pengawasan Berbasis Risiko (RBS) untuk memantau kesiapan keamanan siber bank secara lebih efektif 3
Di masa depan, OJK akan membentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital yang efektif mulai 2026 untuk lebih baik mengawasi lanskap perbankan digital yang berkembang pesat 4
BI-FAST Hack Incident
OJK Cybersecurity Examination
New Digital Banking Supervision Directorate