OJK Monitors Implementation of PSAK 117 Amid Industry Adjustments
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

OJK Pantau Implementasi PSAK 117 di Tengah Penyesuaian Industri

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara intensif memantau implementasi PSAK 117, standar akuntansi baru yang mempengaruhi industri asuransi Indonesia. Regulasi ini berdampak pada pelaporan keuangan dan manajemen risiko, dengan perusahaan seperti Zurich Indonesia dan Asuransi Asei menyesuaikan strategi mereka. Sementara beberapa perusahaan telah sepenuhnya mematuhi, yang lain menghadapi tantangan dalam manajemen data dan peningkatan sistem.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

OJK Perketat Pengawasan Implementasi PSAK 117 di Tengah Penyesuaian Industri

Dampak pada Pelaporan Keuangan dan Manajemen Risiko

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara intensif memantau implementasi PSAK 117, standar akuntansi keuangan baru yang memiliki implikasi signifikan bagi industri asuransi Indonesia. Regulasi ini, yang mempengaruhi bagaimana perusahaan asuransi melaporkan kinerja keuangannya, membawa perubahan dalam pengakuan pendapatan dan pengelolaan beban. Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, mencatat bahwa standar baru ini membuat perbandingan laporan keuangan dengan tahun-tahun sebelumnya menjadi tidak langsung karena perubahan dalam praktik akuntansi.

Respons Industri terhadap Standar Baru

Perusahaan asuransi merespons berbeda terhadap implementasi PSAK 117. Zurich Indonesia, misalnya, telah sepenuhnya mematuhi standar baru ini sejak tahun lalu dan menganggapnya sebagai perkembangan positif yang meningkatkan disiplin manajemen risiko. Edhi Tjahja Negara, Country Manager Zurich Indonesia, menyatakan bahwa produk yang paling terpengaruh adalah polis asuransi jiwa karena sifatnya yang jangka panjang. Sebaliknya, PT Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia (ACPI) masih mempelajari langkah-langkah strategis terkait perubahan desain produk, terutama untuk polis asuransi kendaraan bermotor multi-tahun. Nicolaus Prawiro, Wakil Presiden Direktur ACPI, menyoroti bahwa standar baru ini dapat menyebabkan perhitungan liabilitas yang lebih kompleks dan perubahan waktu pengakuan laba.

Tantangan dan Penyesuaian Strategis

Asuransi Asei Indonesia telah mengidentifikasi beberapa tantangan dalam mengimplementasikan PSAK 117, termasuk peningkatan kompleksitas model pengukuran, kebutuhan data historis yang komprehensif, dan potensi volatilitas dalam pelaporan keuangan. Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe, Direktur Utama Asuransi Asei, menekankan pentingnya memperkuat manajemen risiko, mengoptimalkan struktur reasuransi, dan meningkatkan kapabilitas data dan teknologi. Perusahaan juga fokus pada peningkatan kapasitas aktuaria, keuangan, dan TI untuk mengimplementasikan standar baru ini secara efektif.

Pengawasan Regulasi dan Kolaborasi Industri

OJK bekerja sama erat dengan Kementerian Keuangan melalui Komite Pengarah PSAK 117 untuk memantau implementasi yang sedang berlangsung. Yulius Bhayangkara, Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia, mencatat bahwa meskipun regulasi baru ini menghadirkan tantangan, terutama bagi perusahaan dengan sumber daya terbatas, pada akhirnya akan menguntungkan konsumen dengan memastikan kepatuhan dan disiplin industri. Industri asuransi secara proaktif beradaptasi dengan perubahan ini, dengan perusahaan mengambil berbagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan bisnis dan kepatuhan regulasi.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
15 min
Sources
1 verified

Topics Covered

PSAK 117 ImplementationInsurance Industry RegulationFinancial Reporting Standards

Key Events

1

PSAK 117 Implementation Monitoring

2

Insurance Industry Regulatory Compliance

Timeline from 1 verified sources