OJK Proposes Stronger Legal Basis for Bad Debt Write-Offs for MSMEs
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

OJK Usulkan Landasan Hukum Kuat untuk Hapus Buku Kredit Macet UMKM

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong kerangka hukum yang lebih kuat untuk penghapusan piutang macet terkait usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bank-bank milik negara. Ketua OJK Mahendra Siregar telah membahas proposal ini dengan berbagai menteri, termasuk Menteri Keuangan, untuk meningkatkan efektivitas kebijakan. Hingga Agustus 2025, pertumbuhan kredit UMKM melambat menjadi 1,35% per tahun, menyoroti perlunya peningkatan akses keuangan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

OJK Usulkan Peningkatan Kebijakan Hapus Buku Kredit UMKM

Penguatan Kerangka Hukum untuk Penghapusan Piutang

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang mengadvokasi pembentukan kerangka hukum yang lebih kuat untuk mendukung penghapusan piutang macet yang terkait dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bank-bank milik negara. Ketua OJK Mahendra Siregar menekankan perlunya kerangka regulasi yang lebih kuat dibandingkan kebijakan sebelumnya dalam konferensi pers pada 8 November 2025.

Proposal Utama dan Keterlibatan Pemangku Kepentingan

Siregar mengungkapkan bahwa OJK telah berkoordinasi dengan berbagai pejabat pemerintah, termasuk Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Hukum dan HAM, serta Menteri Sekretaris Negara. Tujuannya adalah memastikan bahwa peraturan pemerintah yang akan datang akan lebih efektif dalam memfasilitasi proses penghapusan piutang UMKM di bank-bank milik negara.

Lanskap Kredit UMKM Saat Ini

Hingga Agustus 2025, proporsi kredit UMKM di sektor perbankan telah moderat ke kisaran 19% dari total kredit. Selain itu, pertumbuhan kredit UMKM telah melambat menjadi 1,35% per tahun, menunjukkan perlambatan yang signifikan. Siregar menyoroti bahwa tren ini menggarisbawahi pentingnya perluasan akses keuangan untuk mendukung UMKM dan mengurangi ketergantungan pada saluran pinjaman informal dengan suku bunga tinggi.

Rasionalisasi Kebijakan dan Hasil yang Diharapkan

Kebijakan yang diusulkan bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penghapusan piutang untuk UMKM, khususnya di bank-bank milik negara. Dengan menyediakan landasan hukum yang lebih kuat, OJK berharap dapat mendorong bank-bank untuk memberikan pembiayaan baru kepada UMKM yang masih produktif yang sebelumnya terbebani oleh kredit macet. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mendorong inklusi keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi melalui sektor UMKM.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified

Topics Covered

MSME FinanceBad Debt PolicyFinancial Inclusion

Key Events

1

MSME Bad Debt Write-Off Proposal

2

Financial Inclusion Initiative

Timeline from 1 verified sources