Key insights and market outlook
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penurunan investasi dana pensiun di Surat Berharga Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi Rp4,09 triliun per Oktober 2025, dengan alasan penurunan penerbitan SRBI sepanjang 2025 1
Surat Berharga Rupiah Bank Indonesia (SRBI) adalah instrumen keuangan yang diterbitkan oleh Bank Indonesia, berfungsi sebagai alat penting untuk implementasi kebijakan moneter. Dana pensiun, sebagai bagian dari strategi investasi mereka, sering mengalokasikan sebagian dari portofolio mereka ke instrumen-instrumen tersebut karena risiko yang relatif rendah dan imbal hasil yang kompetitif.
Menurut OJK, penurunan penerbitan SRBI sepanjang 2025 telah menyebabkan penurunan alokasi investasi dana pensiun di sekuritas ini 1
Penurunan penerbitan SRBI merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia untuk mengelola likuiditas di sistem perbankan dan mendukung pertumbuhan ekonomi 2
Meskipun pentingnya strategis SRBI, dana pensiun menghadapi tantangan dalam mengelola investasi mereka, terutama dalam lingkungan suku bunga rendah 2
Melihat ke depan, OJK memproyeksikan pertumbuhan dua digit untuk industri dana pensiun pada 2026, didorong oleh program pensiun wajib dan sukarela 1
Decrease in SRBI Issuance
Pension Fund Investment Adjustment