OJK Reports Working Capital Financing Remains Key to Multifinance Industry Growth
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedJan 1
Sources1 verified

OJK: Pembiayaan Modal Kerja Masih Jadi Andalan Pertumbuhan Industri Multifinance

Tim Editorial AnalisaHub·1 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa pembiayaan modal kerja masih menjadi tulang punggung pertumbuhan industri multifinance, dengan pertumbuhan 9,28% year-on-year menjadi Rp53,19 triliun per Oktober 2025. Total piutang pembiayaan mencapai Rp505,30 triliun, sementara pembiayaan bermasalah (NPF) gross tercatat sebesar 2,47%. Data OJK ini menyoroti ketahanan industri meskipun ada tantangan ekonomi.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

OJK Soroti Pembiayaan Modal Kerja sebagai Penggerak Utama Multifinance

Tinjauan Kinerja Industri

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa pembiayaan modal kerja tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan industri multifinance di Indonesia. Hingga Oktober 2025, pembiayaan modal kerja tumbuh sebesar 9,28% year-on-year menjadi Rp53,19 triliun, menyumbang 10,53% dari total piutang industri. Pertumbuhan ini menggarisbawahi pentingnya pinjaman modal kerja dalam menopang sektor multifinance.

Distribusi Pembiayaan Berdasarkan Sektor

Data OJK mengungkapkan bahwa lima sektor utama penerima pendanaan industri multifinance adalah:

  1. Sektor perdagangan: Rp90,88 triliun (17,07% dari total piutang)
  2. Aktivitas penyewaan: Rp55,70 triliun (10,46%)
  3. Industri pengolahan: Rp52,81 triliun (9,92%)
  4. Aktivitas jasa lainnya: Rp46,20 triliun (8,68%)
  5. Pertambangan dan penggalian: Rp43,81 triliun (8,23%)

Angka-angka ini menunjukkan beragamnya aplikasi pendanaan industri multifinance di berbagai sektor ekonomi.

Metrik Keuangan Industri

Laporan OJK juga menyediakan metrik keuangan kunci untuk industri multifinance:

  • Total piutang pembiayaan: Rp505,30 triliun, mewakili pertumbuhan 0,68% YoY
  • Non-Performing Financing (NPF) gross: 2,47%
  • NPF bersih: 0,83%
  • Rasio gearing: 2,15 kali

Metrik ini menunjukkan posisi keuangan industri yang stabil, dengan risiko kredit yang terkendali dan leverage yang memadai.

Wawasan dan Prospek Industri

Pertumbuhan pembiayaan modal kerja dikaitkan dengan keberhasilan perusahaan multifinance dalam menawarkan kepada klien yang sudah ada opsi untuk menggunakan surat kepemilikan kendaraan bermotor (BPKB) mereka sebagai jaminan pinjaman modal kerja. Banyak dari klien ini adalah pemilik usaha kecil dan menengah (UKM) yang sebelumnya telah membiayai kendaraan melalui perusahaan multifinance. Dengan memanfaatkan hubungan yang sudah ada dan aset yang dimiliki, bisnis-bisnis ini dapat mengakses modal tambahan untuk kebutuhan operasional.

Pakar industri, seperti Suwandi Wiratno, Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), mencatat bahwa tren ini kemungkinan akan berlanjut, dengan potensi pertumbuhan dua digit dalam pembiayaan modal kerja pada akhir 2025. Kemampuan perusahaan multifinance untuk menawarkan solusi pembiayaan inovatif kepada basis klien yang sudah ada telah menjadi faktor kunci dalam pertumbuhan ini.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
13 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Multifinance Industry GrowthWorking Capital FinancingFinancial Services Regulation

Key Events

1

Working Capital Financing Growth

2

Multifinance Industry Performance Update

Timeline from 1 verified sources