OJK Reveals Reasons Behind Closure of Multiple Rural Banks in 2025
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 12
Sources1 verified

OJK Bongkar Penyebab Gugurnya Sederet BPR di 2025

Tim Editorial AnalisaHub·12 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaitkan pencabutan izin beberapa Bank Perekonomian Rakyat (BPR/BPRS) di 2025 dengan masalah internal serius, terutama insiden fraud dan praktik tata kelola yang buruk. Meskipun ada penutupan, industri BPR/BPRS secara keseluruhan menunjukkan pertumbuhan stabil dengan pertumbuhan aset 5,38% dan rasio modal yang memadai (CAR: 29,32% untuk BPR dan 19,01% untuk BPRS). OJK telah menjalankan roadmap konsolidasi untuk memperkuat industri.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

OJK Bongkar Penyebab Gugurnya Sederet BPR di 2025

Masalah Internal Jadi Penyebab Utama

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengidentifikasi masalah internal serius sebagai penyebab utama pencabutan izin usaha beberapa Bank Perekonomian Rakyat (BPR/BPRS) sepanjang 2025. Menurut Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, bank-bank yang dicabut izinnya adalah yang memiliki kinerja memburuk dan masalah berlarut terutama akibat insiden fraud dan penerapan tata kelola yang buruk.

Kinerja Industri Tetap Stabil

Meski ada penutupan bank, industri BPR/BPRS secara keseluruhan menunjukkan kinerja yang solid hingga November 2025. Beberapa hal penting meliputi:

  • Pertumbuhan aset 5,38% year-on-year
  • Pertumbuhan penyaluran kredit 5,38% menjadi Rp176,66 triliun
  • Pertumbuhan dana pihak ketiga 5,07% menjadi Rp167,72 triliun
  • Rasio kecukupan modal yang kuat: 29,32% untuk BPR dan 19,01% untuk BPRS, jauh di atas ambang batas

Manajemen Risiko dan Upaya Konsolidasi

Meski rasio NPL meningkat, OJK menilai risiko kredit masih terkendali. Jumlah penutupan bank bahkan menurun di 2025, sejalan dengan implementasi roadmap penguatan BPR/BPRS yang diluncurkan pada 2024. OJK terus mendorong konsolidasi industri melalui merger dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung upaya konsolidasi strategis.

Daftar Bank yang Ditutup di 2025

OJK mencabut izin usaha tujuh lembaga BPR/BPRS selama 2025:

  1. BPRS Gebu Prima (April 2025)
  2. BPR Dwicahaya Nusaperkasa (Juli 2025)
  3. BPR Disky Surya Jaya (Agustus 2025)
  4. BPRS Gayo Perseroda (September 2025)
  5. BPR Artha Kramat (Oktober 2025)
  6. BPR Nagajayaraya Sentrasentosa (Oktober 2025, melalui self-liquidation)
  7. BPR Bumi Pendawa Raharja (Desember 2025)

Langkah ini menunjukkan komitmen OJK dalam menjaga industri BPR/BPRS yang sehat dan tangguh dengan menangani masalah berlarut dan mendorong konsolidasi.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
5 days ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Banking SupervisionRural Bank ConsolidationFinancial Stability

Key Events

1

Rural Bank Closures in 2025

2

BPR/BPRS Industry Consolidation

3

OJK Regulatory Action

Timeline from 1 verified sources