OJK to Issue Paylater Regulations in 2025, Enhancing Financial Oversight
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 18
Sources1 verified

OJK Akan Terbitkan Regulasi Paylater di 2025, Perkuat Pengawasan Keuangan

Tim Editorial AnalisaHub·18 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan bahwa peraturan baru untuk layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater diharapkan akan diterbitkan pada 2025. Peraturan OJK (POJK) yang akan datang ini bertujuan untuk memperkuat pengawasan terhadap sektor fintech lending yang tumbuh pesat, khususnya layanan BNPL yang saat ini masih beroperasi berdasarkan regulasi lama tahun 2018 dan 2022. OJK terus berupaya menyelesaikan POJK untuk mengatasi risiko yang muncul di industri ini.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

OJK Perkuat Pengawasan Fintech dengan Regulasi Paylater Baru

Kerangka Regulasi yang Lebih Kuat untuk Layanan BNPL

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengumumkan rencana untuk menerbitkan peraturan baru bagi industri Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater pada 2025. Peraturan OJK (POJK) yang akan datang ini saat ini sedang dalam tahap akhir penyusunan dan diharapkan dapat memberikan kerangka kerja yang lebih komprehensif bagi sektor fintech lending yang berkembang pesat.

Lanskap Regulasi Saat Ini

Saat ini, layanan BNPL beroperasi berdasarkan regulasi yang sudah ketinggalan zaman, yaitu POJK Nomor 35/POJK.05/2018 dan perubahannya POJK Nomor 7/POJK.05/2022. Regulasi yang ada saat ini belum cukup untuk mengatasi risiko yang muncul seiring dengan pertumbuhan industri BNPL. POJK baru ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan regulasi dengan memperkenalkan pengawasan yang lebih ketat dan pedoman yang lebih jelas bagi operator BNPL.

Tujuan Utama Regulasi Baru

  1. Memperkuat Perlindungan Konsumen: Regulasi baru ini diharapkan dapat memperkenalkan langkah-langkah perlindungan konsumen yang lebih kuat, mengatasi masalah terkait privasi data, praktik pinjaman yang transparan, dan perlakuan yang adil terhadap konsumen.
  2. Meningkatkan Standar Operasional: POJK ini kemungkinan akan menetapkan standar operasional yang lebih tinggi bagi penyedia layanan BNPL, termasuk persyaratan manajemen risiko, kecukupan modal, dan perilaku bisnis.
  3. Mengurangi Risiko Sistemik: Dengan membawa layanan BNPL di bawah pengawasan yang lebih ketat, OJK bertujuan untuk mengurangi potensi risiko sistemik yang dapat timbul dari pertumbuhan sektor ini yang pesat.

Dampak Industri dan Prospek Masa Depan

Penerbitan POJK baru ini diperkirakan akan memiliki dampak signifikan pada industri BNPL di Indonesia. Meskipun mungkin akan menimbulkan biaya kepatuhan tambahan bagi penyedia layanan, hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dan keyakinan konsumen terhadap sektor ini. Ketika regulasi ini diselesaikan dan diimplementasikan, pelaku industri perlu beradaptasi dengan cepat terhadap persyaratan baru, yang berpotensi menciptakan lingkungan fintech lending yang lebih berkelanjutan dan teregulasi.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Fintech RegulationBNPL OversightFinancial Services Regulation

Key Events

1

New BNPL Regulation Announcement

2

Fintech Oversight Enhancement

Timeline from 1 verified sources