OJK Warns Banks to Tighten Fintech Lending Partnerships Amid Rising Defaults
Back
Back
6
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 4
Sources2 verified

OJK Ingatkan Bank Perketat Kerja Sama Pinjaman Fintech di Tengah Meningkatnya Gagal Bayar

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengimbau bank untuk memperketat kerja sama pinjaman fintech karena meningkatnya tingkat gagal bayar pada platform pinjam-meminjam online. Hingga Agustus 2025, pinjaman bank kepada platform fintech mencapai Rp 55,82 triliun, tumbuh 37,69% secara tahunan. OJK menekankan perlunya praktik penyaluran kredit yang lebih ketat karena bank tetap menjadi penyandang dana utama operasi fintech lending.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

OJK Minta Bank Perkuat Pengawasan Pinjaman Fintech

Meningkatnya Gagal Bayar Picu Tindakan Regulasi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meminta bank-bank untuk meningkatkan pengawasan terhadap kerja sama pinjaman fintech di tengah lonjakan tingkat gagal bayar pada platform pinjam-meminjam online. Hingga Agustus 2025, total pinjaman bank kepada perusahaan fintech mencapai Rp 55,82 triliun, mewakili pertumbuhan 37,69% secara tahunan 1

.

Kekhawatiran dan Fokus Regulasi

Kekhawatiran OJK didorong oleh eksposur sektor perbankan yang substansial terhadap industri pinjaman fintech, karena bank tetap menjadi sumber pendanaan utama untuk platform ini. Regulator saat ini fokus pada praktik penyaluran kredit antara bank dan perusahaan fintech, menekankan perlunya prosedur due diligence dan manajemen risiko yang lebih ketat.

Perkembangan Terkait dalam Teknologi Perbankan

Dalam berita terkait, Survei Orientasi Bisnis Perbankan (SBPO) OJK terbaru untuk Kuartal IV-2025 mengungkapkan bahwa bank-bank semakin banyak mengadopsi Artificial Intelligence (AI) dalam operasional mereka 2

. Sementara kemajuan teknologi ini membawa efisiensi dan inovasi, OJK telah mengingatkan bank tentang potensi risiko yang terkait dengan implementasi AI, termasuk kerentanan terhadap serangan siber dan bias algoritmik.

Implikasi bagi Sektor Keuangan

Fokus ganda pada manajemen risiko pinjaman fintech dan adopsi AI menyoroti pendekatan proaktif OJK dalam mengatur lanskap teknologi keuangan Indonesia yang berkembang pesat. Bank-bank sekarang diminta untuk menyeimbangkan inovasi dengan strategi mitigasi risiko, khususnya dalam kolaborasi mereka dengan platform pinjaman fintech.

Sumber

  1. [Kontan - OJK Ingatkan Bank tentang Gagal Bayar Fintech](
  2. [Kontan - OJK tentang AI di Perbankan](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
10 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Fintech RegulationBanking SupervisionFinancial Technology Risk

Key Events

1

OJK Regulatory Warning

2

Fintech Lending Growth

3

Banking Technology Adoption

Timeline from 2 verified sources