Papua Selatan Sees 126% Surge in Financing Receivables, Driven by Heavy Equipment Financing
Back
Back
5
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Papua Selatan Catat Lonjakan Piutang Pembiayaan 126%, Didorong Pembiayaan Alat Berat

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan pertumbuhan piutang pembiayaan sebesar 126,49% year-on-year di Provinsi Papua Selatan per September 2025, mencapai Rp696,54 miliar. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan pembiayaan untuk alat berat, sebesar Rp351,58 miliar. OJK tetap optimis bahwa tren positif dalam pembiayaan alat berat akan berlanjut hingga akhir 2025.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Papua Selatan Catat Pertumbuhan Piutang Pembiayaan Signifikan

Didorong oleh Pembiayaan Alat Berat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah melaporkan peningkatan substansial dalam piutang pembiayaan di Provinsi Papua Selatan. Per September 2025, pertumbuhan mencapai 126,49% year-on-year, dengan total Rp696,54 miliar. Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan di OJK, mengaitkan lonjakan ini terutama dengan peningkatan pembiayaan untuk alat berat, yang mencapai Rp351,58 miliar.

Prospek Positif untuk Pembiayaan Alat Berat

OJK tetap optimis bahwa tren positif dalam pembiayaan alat berat akan berlanjut hingga akhir 2025. Optimisme ini didukung oleh pertumbuhan keseluruhan pembiayaan alat berat di industri multifinance, yang mengalami peningkatan 9,38% year-on-year menjadi Rp48,24 triliun pada kuartal ketiga 2025. Agusman mencatat bahwa meskipun terdapat berbagai tantangan, seperti tekanan harga komoditas, industri ini diharapkan tetap positif.

Kinerja Industri Multifinance

Industri multifinance secara keseluruhan menunjukkan ketahanan, dengan total piutang pembiayaan mencapai Rp507,14 triliun pada kuartal ketiga 2025, mewakili pertumbuhan 1,07% year-on-year. Profil risiko industri tetap sehat, dengan rasio non-performing financing (NPF) gross sebesar 2,47% dan NPF net sebesar 0,84% per September 2025. Selain itu, rasio gearing berada pada 2,17 kali, jauh di bawah batas maksimum 10 kali.

Proyeksi dan Rekomendasi Masa Depan

Menjelang 2026, OJK optimis tentang pertumbuhan industri multifinance yang berkelanjutan, didorong oleh peluang ekspansi. Untuk menghadapi tantangan di masa depan, OJK telah menyarankan perusahaan pembiayaan untuk memperkuat manajemen risiko, diversifikasi produk, dan mempercepat transformasi teknologi.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Multifinance GrowthHeavy Equipment FinancingFinancial Services Regulation

Key Events

1

Surge in Papua Selatan Financing Receivables

2

Growth in Heavy Equipment Financing

Timeline from 1 verified sources