Key insights and market outlook
PT Pan Brothers Tbk (PBRX) menargetkan peningkatan kinerja pada 2026 setelah restrukturisasi utang senilai US$340 juta. Perusahaan akan fokus pada stabilitas operasional dan perbaikan bisnis bertahap selama 2025-2026 tanpa ekspansi fisik. Prioritas utama termasuk memenuhi pembayaran bunga utang sebagai bagian dari perjanjian homologasi. Amortisasi pokok akan dimulai pada tahun keempat pasca-restrukturisasi.
PT Pan Brothers Tbk (PBRX), produsen garmen Indonesia, memproyeksikan peningkatan kinerja keuangan pada 2026 setelah berhasil menyelesaikan proses restrukturisasi utang senilai US$340 juta pada akhir 2024. Manajemen perusahaan telah menguraikan roadmap pemulihan yang jelas dengan fokus pada stabilitas operasional dan perbaikan bisnis bertahap.
Strategi perusahaan untuk 2025-2026 mencakup kepatuhan ketat terhadap ketentuan perjanjian homologasi. Ini meliputi prioritas pembayaran bunga dalam jangka pendek, dengan amortisasi pokok yang dijadwalkan mulai pada tahun keempat pasca-restrukturisasi. Menurut Fitri Ratnasari Hartono, Direktur Pan Brothers, perusahaan akan mempertahankan kapasitas operasional saat ini tanpa melakukan ekspansi fisik selama periode ini.
Manajemen berhati-hati dalam menetapkan target agresif untuk 2026, namun mereka mengantisipasi kinerja yang lebih baik dibandingkan 2025. Perbaikan yang diharapkan ini disebabkan oleh stabilisasi operasi setelah periode awal pasca-homologasi ketika volume pesanan masih dalam proses pemulihan. Pendekatan hati-hati perusahaan mencerminkan komitmennya untuk menjaga disiplin keuangan sambil membangun kembali fondasi bisnisnya.
Debt Restructuring Completion
Operational Stabilization Plan