Key insights and market outlook
PT Pelni mencatat 374.131 penjualan tiket untuk periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 hingga 24 Desember 2025. Perusahaan menghubungkan pertumbuhan penjualan ini dengan program diskon 20% pemerintah untuk tiket transportasi dan periode libur yang lebih panjang. Hingga pukul 08.00 tanggal 24 Desember, 14.221 penumpang telah berangkat. Meningkatnya mobilitas, terutama di Indonesia timur, juga berkontribusi pada penjualan tiket yang lebih tinggi.
PT Pelni, perusahaan pelayaran milik negara, melaporkan 374.131 penjualan tiket untuk periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 hingga 24 Desember 2025 pukul 08.00 WIB. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut Ditto Pappilanda, Sekretaris Perusahaan Pelni. Pada waktu yang sama tanggal 24 Desember, 14.221 penumpang telah berangkat menggunakan kapal Pelni.
Peningkatan penjualan tiket yang signifikan dapat dihubungkan dengan beberapa faktor utama. Pertama, diskon 20% pada tiket transportasi yang diberikan pemerintah berperan penting dalam meningkatkan penjualan. Selain itu, periode libur yang lebih panjang memungkinkan perencanaan perjalanan yang lebih lama, sehingga berkontribusi pada peningkatan permintaan. Mobilitas tinggi di wilayah timur Indonesia menjadi faktor lain yang signifikan dalam mendorong pertumbuhan jumlah penumpang.
Lonjakan penjualan tiket ini mencerminkan efektivitas kebijakan pemerintah dalam mempromosikan perjalanan domestik selama periode libur. Hal ini juga menyoroti pentingnya Pelni sebagai penyedia transportasi bagi masyarakat Indonesia selama libur besar. Keberhasilan inisiatif ini berpotensi mengarah pada strategi promosi serupa di periode libur mendatang.
Peningkatan Penjualan Tiket Pelni
Program Diskon Transportasi Pemerintah