Key insights and market outlook
PT Pertamina (Persero) mencapai tonggak keuangan dan operasional signifikan di 2025. Perusahaan memproyeksikan pendapatan Rp 1.127 triliun dan laba bersih Rp 54 triliun untuk tahun ini 4
PT Pertamina (Persero) diproyeksikan mencapai hasil keuangan signifikan di 2025, dengan pendapatan mencapai Rp 1.127 triliun dan laba bersih Rp 54 triliun 4
Penjualan BBM Pertamina menunjukkan pertumbuhan kuat, dengan total volume mencapai 87 juta KL hingga Oktober 2025. 41% dari volume ini berasal dari produk non-subsidi, menunjukkan permintaan kuat untuk produk BBM. Perusahaan beroperasi melalui jaringan 15.345 titik layanan, termasuk 573 lokasi di bawah program 'BBM Satu Harga', memastikan distribusi bahan bakar yang luas di seluruh Indonesia.
Permintaan Pertamax Turbo meningkat sebesar 76%, menciptakan tantangan suplai sementara di beberapa SPBU. Untuk mengatasinya, Pertamina meningkatkan impor sambil memaksimalkan produksi kilang. Perusahaan berupaya memastikan pengiriman kargo impor tepat waktu untuk memenuhi permintaan yang meningkat 3
Pertamina tetap menjadi kontributor penting penerimaan negara, setelah membayar Rp 23 triliun dividen ke Danantara hingga September 2025 dari total Rp 42,21 triliun untuk kinerja tahun buku 2024 5
Performa Pertamina didorong oleh fokus pada efisiensi, keunggulan operasional, dan keselarasan dengan tujuan energi nasional. Strategi pertumbuhan ganda perusahaan bertujuan memaksimalkan bisnis yang ada sambil mengembangkan solusi energi rendah karbon. Pendekatan ini memposisikan Pertamina untuk mempertahankan perannya sebagai BUMN terkemuka sambil berkontribusi pada tujuan transisi energi Indonesia.
Revenue Projection Rp 1,127 Trillion
Net Profit Projection Rp 54 Trillion
Dividend Payment Rp 23 Trillion