Key insights and market outlook
PT Pertamina (Persero) telah menanggapi antrean panjang di SPBU wilayah terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa antrean tersebut disebabkan oleh panic buying sementara stok BBM masih tersedia. Pertamina sedang mengatur distribusi untuk pelanggan reguler dan wilayah terdampak bencana.
PT Pertamina (Persero), perusahaan minyak dan gas milik negara Indonesia, telah menanggapi antrean panjang di SPBU wilayah terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut Muhammad Baron, VP Corporate Communication Pertamina, antrean tersebut menunjukkan bahwa stok BBM masih tersedia di wilayah tersebut. Namun, Baron menyatakan bahwa situasi ini juga dipengaruhi oleh panic buying di kalangan masyarakat.
Pertamina menghadapi tantangan dalam mengelola distribusi BBM secara efektif selama krisis ini. Perusahaan tidak hanya melayani pelanggan reguler tetapi juga memprioritaskan wilayah yang terdampak bencana. Baron menjelaskan bahwa perusahaan bekerja untuk menyeimbangkan distribusi antara kebutuhan yang berbeda ini, memastikan bahwa pelanggan reguler dan mereka yang berada di wilayah terdampak bencana mendapatkan BBM yang mereka butuhkan.
Terjadinya antrean panjang di SPBU, meskipun stok cukup, menyoroti dampak persepsi masyarakat dan panic buying pada distribusi BBM selama krisis. Situasi ini menekankan pentingnya komunikasi efektif dan manajemen rantai pasokan oleh penyedia BBM seperti Pertamina untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan distribusi sumber daya yang adil.
Fuel Distribution Management During Flood
Panic Buying at Fuel Stations