Key insights and market outlook
PT Pertamina (Persero) terus memajukan Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, sebuah proyek senilai Rp 123 triliun yang bertujuan memodernisasi kilang eksisting dan meningkatkan ketahanan energi nasional. Proyek infrastruktur terintegrasi ini mencakup penerimaan minyak mentah, pengolahan, dan fasilitas penunjang untuk memastikan keandalan rantai pasok energi secara menyeluruh. Pengembangan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengolahan minyak dan menghasilkan BBM berkualitas tinggi dan ramah lingkungan, serta mendorong pengembangan industri petrokimia.
PT Pertamina (Persero) terus memajukan Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, sebuah proyek infrastruktur energi komprehensif senilai Rp 123 triliun. Proyek strategis nasional ini, yang dimulai pada 2019, merupakan langkah penting dalam pengembangan infrastruktur energi nasional yang terintegrasi. RDMP Balikpapan dirancang untuk memodernisasi kilang eksisting melalui tiga lingkup proyek yang saling terhubung, memastikan kesiapan operasional dan kesinambungan pasokan energi nasional.
RDMP Balikpapan mencakup seluruh rantai nilai termasuk sistem penerimaan minyak mentah, fasilitas pengolahan, dan infrastruktur penunjang. Pendekatan terintegrasi ini bertujuan meningkatkan keandalan rantai pasok energi secara keseluruhan sambil memenuhi standar lingkungan modern. Lingkup proyek yang komprehensif ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengolahan minyak dan menghasilkan bahan bakar berkualitas tinggi yang memenuhi standar lingkungan internasional.
Pengembangan ini diperkirakan akan memberikan dampak positif ganda bagi sektor energi Indonesia:
Implementasi proyek yang berhasil akan membuat Indonesia lebih mandiri dalam kebutuhan energinya sekaligus berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan melalui produksi bahan bakar yang lebih bersih.
RDMP Balikpapan Project Advancement
Energy Infrastructure Development