Key insights and market outlook
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) telah meluncurkan proyek Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) di Lapangan Minas, dengan target meningkatkan perolehan minyak sebesar 12-16%. Proyek ini menunjukkan komitmen Pertamina terhadap kedaulatan energi dan ketahanan energi nasional. Teknologi CEOR menggunakan kombinasi alkali, surfaktan, dan polimer (ASP) untuk mengambil lebih banyak minyak dari lapangan matang, berpotensi menambah 70.000 barel per hari (bph) pada 2030 dan mencapai puncak 200.000 bph pada 2036.
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE), telah resmi meluncurkan proyek Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) di Area A Lapangan Minas, Zona Rokan. Pengembangan ini menandai tonggak penting dalam upaya PHR untuk mengoptimalkan produksi dan mendukung ketahanan energi nasional.
Proyek CEOR menggunakan kombinasi canggih bahan kimia alkali, surfaktan, dan polimer (ASP) yang diinjeksikan ke reservoir untuk mengambil minyak dari pori-pori batuan secara lebih efektif. Teknologi ini, yang dikembangkan oleh peneliti Pertamina sendiri, merupakan kemajuan signifikan dalam teknik perolehan minyak yang ditingkatkan. Pengembangan formula ASP ini sangat penting karena mengatasi tantangan teknis sebelumnya dan menunjukkan kemampuan teknologi Pertamina yang berkembang.
Lapangan Minas, yang telah berproduksi sejak 1952, diklasifikasikan sebagai lapangan matang namun masih memiliki cadangan yang belum terambil. Proyek CEOR ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap lanskap energi Indonesia:
Implementasi proyek CEOR ini memposisikan PHR sebagai pelopor teknologi CEOR di Indonesia. Dampak proyek ini melampaui keuntungan produksi langsung:
Keberhasilan proyek ini mendapat dukungan dari berbagai pihak:
Keberhasilan proyek CEOR di Area A Minas ini diharapkan menciptakan efek domino, memungkinkan pengembangan serupa di area lain dalam Wilayah Kerja Rokan, termasuk Area B, C, dan D Minas, serta lapangan lain seperti Balam South dan Bangko. Inisiatif ini sejalan dengan strategi Pertamina yang lebih luas untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi dari aset matang, mendukung tujuan ketahanan energi Indonesia dan pembangunan ekonomi.
CEOR Project Launch
Enhanced Oil Recovery Implementation
Production Increase Target