Key insights and market outlook
Pertamina telah berhasil menjual 37.000 ton kredit karbon di COP Brasil, menghasilkan pendapatan sekitar Rp 2,5 miliar. Perusahaan energi milik negara ini melakukan transaksi melalui inisiatif Seller Meet Buyer, bermitra dengan bank-bank seperti Mandiri dan CIMB Niaga. Ini membawa total penjualan kredit karbon Pertamina menjadi sekitar Rp 50 miliar sejak 2023.
Pertamina, perusahaan energi milik negara Indonesia, telah membuat kemajuan signifikan dalam perdagangan karbon di COP Brasil. Perusahaan ini berhasil menjual 37.000 ton kredit karbon, menghasilkan pendapatan sekitar Rp 2,5 miliar. Transaksi ini difasilitasi melalui inisiatif Seller Meet Buyer, di mana Pertamina bertindak sebagai negosiator Indonesia.
Transaksi kredit karbon melibatkan bank-bank besar Indonesia, termasuk Bank Mandiri dan Bank CIMB Niaga. Selain itu, Pertamina sedang dalam diskusi dengan bank-bank Jepang untuk transaksi masa depan, menunjukkan minat internasional yang meningkat terhadap pasar karbon Indonesia.
Penjualan terbaru ini membawa total penjualan kredit karbon Pertamina sejak 2023 menjadi sekitar Rp 50 miliar. Partisipasi aktif Pertamina dalam perdagangan karbon menunjukkan komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi melalui mekanisme berbasis pasar. Seperti yang dinyatakan Direktur Agung Wicaksono, transaksi ini menyoroti pendekatan proaktif Indonesia dalam perdagangan karbon di tingkat global.
Keberhasilan transaksi ini menunjukkan permintaan yang meningkat untuk kredit karbon dari perusahaan Indonesia. Ini juga memposisikan Indonesia sebagai pemain penting di pasar karbon global, khususnya di wilayah Asia Tenggara. Keterlibatan lembaga keuangan besar seperti Mandiri dan CIMB Niaga menambah kredibilitas ekosistem perdagangan karbon Indonesia.
Carbon Credit Sale
International Banking Partnership