Key insights and market outlook
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) berhasil merevitalisasi sumur LD-10 di Lapangan Lima dengan tingkat produksi 1.097 barel minyak per hari (BOPD) dan kadar air hanya 6%. Keberhasilan ini dicapai melalui operasi Kerja Ulang Pindah Lapisan (KUPL) yang menargetkan formasi L-30 dan L-29. Pencapaian ini menunjukkan komitmen PHE ONWJ dalam meningkatkan produksi minyak dan mendukung kemandirian energi nasional melalui perencanaan matang dan eksekusi yang disiplin.
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) telah berhasil menyelesaikan operasi Kerja Ulang Pindah Lapisan (KUPL) pada sumur LD-10 di Lapangan Lima yang terletak di lepas pantai utara Jawa Barat. Sumur yang telah mati selama 6 tahun ini berhasil direvitalisasi dengan tingkat produksi 1.097 BOPD dan kadar air yang rendah yaitu 6%.
Operasi KUPL menargetkan formasi L-30 dan L-29 (Formasi Main) di kompartemen baru di area timur laut Lapangan Lima. Pemilihan target didukung oleh evaluasi dan analisis petrofisika yang detail, yang mengidentifikasi potensi baru berdasarkan perbandingan dengan struktur lain di lapangan. Uji produksi dilakukan menggunakan injeksi gas lift, metode yang digunakan untuk meningkatkan aliran minyak ketika tekanan alami reservoir tidak mencukupi.
Menurut Rachmat Hidajat, Direktur PHE ONWJ, pencapaian ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam meningkatkan produksi minyak dan gas untuk mendukung kemandirian energi nasional. Keberhasilan ini membuktikan bahwa dengan perencanaan yang tepat dan eksekusi yang disiplin, peluang baru dapat ditemukan bahkan di aset yang sudah matang. Revitalisasi ini berkontribusi pada keamanan energi Indonesia dan menunjukkan kapabilitas teknis PHE ONWJ dalam memaksimalkan produksi dari lapangan yang ada.
Successful Well Revival
Production Increase Achievement