Key insights and market outlook
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) membutuhkan investasi sebesar US$ 47 miliar (Rp 780 triliun) untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) pada periode 2025-2030. Investasi ini akan dialokasikan untuk strategi eksplorasi, pengembangan lapangan, dan teknologi enhanced oil recovery (EOR). PHE berencana meningkatkan produksi melalui berbagai strategi termasuk migas non-konvensional (MNK) dan aksi korporasi seperti merger dan akuisisi (M&A).
PT Pertamina Hulu Energi (PHE), subholding upstream Pertamina, telah mengumumkan rencana untuk menginvestasikan US$ 47 miliar (sekitar Rp 780 triliun) untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi selama periode 2025-2030. Investasi besar ini sangat penting untuk menjaga ketahanan energi Indonesia dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Investasi ini akan disalurkan ke beberapa inisiatif strategis utama:
Investasi besar ini menunjukkan komitmen PHE dalam menjaga ketahanan energi Indonesia sekaligus mendukung pembangunan ekonomi nasional. Peningkatan produksi diharapkan memberikan kontribusi positif pada neraca energi negara dan berpotensi memperbaiki neraca perdagangan melalui pengurangan impor minyak.
US$ 47 Billion Investment Plan
Oil and Gas Production Enhancement Strategy