Key insights and market outlook
PT Pertamina Patra Niaga berhasil mengurai antrean bahan bakar minyak (BBM) di Medan dengan mengoperasikan 50% SPBU selama 24 jam penuh. Langkah ini, yang diterapkan sejak 30 November 2025, telah mengakibatkan penurunan antrean sebesar 80% dibandingkan hari-hari sebelumnya. Pertamina mencapai hal ini dengan mengoptimalkan distribusi dan berkolaborasi dengan pihak berwenang setempat untuk mengelola pasokan bahan bakar secara efektif. Perusahaan juga menempatkan personel di 91 SPBU untuk mengatur distribusi BBM dan mencegah penimbunan.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) telah berhasil mengatasi tantangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Medan dengan mengimplementasikan strategi operasional yang komprehensif. Perusahaan telah mengoperasikan 50% SPBU di Medan selama 24 jam penuh sejak 30 November 2025, sehingga menghasilkan pengurangan antrean bahan bakar yang substansial.
Upaya Pertamina telah menyebabkan pengurangan antrean sebesar 80% dibandingkan hari-hari sebelumnya, menurut Basuki Santoso, Group Head Operation PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut. Perusahaan tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas pasokan bahan bakar di Medan dan terus berupaya melakukan perbaikan lebih lanjut untuk mencegah gangguan di masa depan.
Tindakan proaktif Pertamina tidak hanya meringankan masalah antrean bahan bakar di Medan tetapi juga menunjukkan komitmen perusahaan untuk memastikan keamanan energi dan kepuasan pelanggan di wilayah tersebut. Dengan terus mengoptimalkan operasi dan berkolaborasi dengan pihak berwenang setempat, Pertamina bertujuan untuk menjaga jaringan distribusi bahan bakar yang lancar dan andal.
Fuel Queue Reduction
24-hour Gas Station Operation
Distribution Optimization