Key insights and market outlook
PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan Pertamina telah meluncurkan upaya bantuan darurat untuk korban banjir di Sumatera Utara dan Aceh melalui program Pertamina Peduli. Bantuan awal senilai Rp 180 juta mencakup kebutuhan pokok seperti makanan, obat-obatan, dan perlengkapan bayi. Bantuan ini didistribusikan dengan koordinasi BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dan pemerintah daerah untuk menjangkau masyarakat terdampak dengan cepat.
Sebagai respons terhadap banjir baru-baru ini di Sumatera Utara dan Aceh, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan Pertamina telah menggerakkan bantuan darurat melalui inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan mereka, Pertamina Peduli. Tahap pertama bantuan, senilai Rp 180 juta, berfokus pada pengiriman kebutuhan pokok ke masyarakat terdampak.
Paket bantuan mencakup berbagai barang penting seperti sembako (beras, minyak goreng, mie instan), obat-obatan, dan kebutuhan bayi (popok, pembalut). Strategi distribusi melibatkan koordinasi dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dan badan penanggulangan bencana daerah setempat untuk memastikan pengiriman tepat waktu kepada yang membutuhkan.
Dukungan tambahan sedang diangkut dari Jakarta menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Halim Perdanakusuma. Bantuan akan didistribusikan ke tiga wilayah utama: Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, dengan tahap awal berfokus pada kebutuhan paling mendesak untuk Sumatera Utara dan Aceh.
Fajriyah Usman, Sekretaris Perusahaan PGN, menekankan komitmen perusahaan dalam mendukung upaya penanggulangan bencana. "Melalui Pertamina Peduli, kami bekerja sama dengan seluruh entitas Subholding dan Holding Pertamina untuk memberikan dukungan sepenuh hati kepada masyarakat terdampak," katanya. Perusahaan terus berkoordinasi erat dengan otoritas setempat untuk memastikan pengiriman bantuan yang efektif.
Disaster Relief Fund Allocation
Corporate Aid Distribution