Key insights and market outlook
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menilai usulan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 29–31 Desember 2025 berpotensi menjadi angin segar bagi industri pariwisata. Usulan ini muncul setelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengusulkan kebijakan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Sekretaris Jenderal PHRI Maulana Yusran menyatakan bahwa kebijakan WFA berpeluang mendorong peningkatan mobilitas masyarakat, khususnya di kalangan pekerja dewasa yang memiliki anak.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengungkapkan optimisme terkait usulan kebijakan Work From Anywhere (WFA) untuk periode 29-31 Desember 2025. Perkembangan ini muncul setelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengusulkan kebijakan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto.
Sekretaris Jenderal PHRI Maulana Yusran menekankan bahwa kebijakan WFA dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, terutama di kalangan pekerja dewasa yang memiliki anak. Peningkatan mobilitas ini diharapkan berdampak positif pada industri pariwisata karena lebih banyak orang memanfaatkan fleksibilitas untuk bepergian dan bekerja jarak jauh selama periode akhir tahun.
Sektor pariwisata telah memantau dengan seksama kebijakan pemerintah yang berpotensi merangsang aktivitas ekonomi. Usulan kebijakan WFA dipandang sebagai intervensi yang tepat waktu dan dapat memberikan stimulus yang dibutuhkan, terutama selama musim liburan akhir tahun ketika pariwisata biasanya mencapai puncaknya.
Respons positif PHRI terhadap usulan WFA ini menggarisbawahi pentingnya dukungan pemerintah dalam memulihkan industri pariwisata. Dengan mengimplementasikan kebijakan yang mendorong perjalanan dan kerja jarak jauh, pemerintah dapat memainkan peran penting dalam mendorong aktivitas ekonomi di sektor ini.
WFA Policy Proposal
Tourism Industry Boost